Honda, Nissan, dan Mitsubishi dikabarkan akan menggunakan unit kontrol elektronik (ECU) yang terstandarisasi pada model generasi baru mereka.

Langkah ini merupakan upaya penghematan biaya di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

in1

>>> Pajak Bensin California Capai Rekor 63,4 Sen per Galon per 1 Juli

ECU baru tersebut akan mencakup fungsi mengemudi otonom dan infotainmen untuk kendaraan yang didefinisikan perangkat lunak (SDV).

Komponen ini akan digunakan pada model hybrid dan listrik dari ketiga merek.

Menurut laporan Nikkei Asia, kerangka pengembangan dan pengadaan masih perlu diselesaikan. Namun, kesepakatan diperkirakan dapat tercapai dalam beberapa pekan ke depan.

Kolaborasi Lebih Luas

Selain ECU, Honda dan Nissan juga dipertimbangkan untuk menyatukan perangkat lunak dan sistem operasi kendaraan mereka. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing melawan merek China dan Tesla.

>>> Veteran Angkatan Laut Gugat Apartemen Rp4 Miliar Usai Aston Martin Dicuri

Kedua perusahaan sebelumnya hampir bergabung sekitar 18 bulan lalu, tetapi kesepakatan itu gagal. Meski demikian, mereka terus bekerja sama dalam beberapa proyek.

Selama enam bulan terakhir, Honda dan Nissan juga menjajaki kemitraan produksi bersama di Amerika Utara.

Salah satu opsi adalah Nissan memasok truk pikap untuk Honda dan Mitsubishi, serta berkolaborasi dalam pengembangan kendaraan besar di masa depan.

>>> Shelby F-150 Baja Raptor R: Lebih dari 1.000 HP dengan Harga Hampir Rp3 Miliar

Menurut laporan Maret lalu, Nissan akan memproduksi truk pikap Honda di pabrik Canton Assembly yang saat ini tidak beroperasi penuh sejak Nissan membatalkan rencana pembangunan dua sedan listrik di lokasi tersebut.