Astra Honda Motor (AHM) mengonfirmasi bahwa semua sepeda motor bensin yang dipasarkan di Indonesia dapat menggunakan bahan bakar bioetanol 10 persen (E10).

Pernyataan ini mencakup seluruh model yang telah beredar maupun yang baru diluncurkan, seperti Vario Evo 160 yang diperkenalkan pada Rabu (24/6).

in1

>>> Siapa Chika Yenalovy? Sosok yang Diduga Calon Istri Rizky Irmansyah Kini Serahkan Undangan Pernikahan ke Joko Widodo

"Semuanya bisa, E5 sampai E10," ujar Wakil Presiden Direktur AHM Thomas Wijaya saat peluncuran generasi kesembilan Vario 160.

Regulasi Bioetanol di Indonesia

Saat ini Indonesia telah menerapkan mandatori biofuel untuk mesin diesel dengan biodiesel 40 (B40), dan mulai 1 Juli 2026 akan dinaikkan menjadi B50.

>>> Istri Jesse James, Bonnie Rotten, Resmi Didakwa atas KDRT

Namun, penerapan bioetanol untuk bensin belum masuk dalam regulasi nasional. Pemerintah melalui Kementerian ESDM memprioritaskan E5 yang ditargetkan berjalan sebelum Desember 2026.

Selanjutnya, E10 direncanakan mulai awal 2027 dan E20 pada Januari 2028.

>>> Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan PNS Sulit Naik: Anggaran Selalu Kurang

ESDM juga akan mewajibkan SPBU swasta mencampur BBM bensin dengan etanol 5 persen mulai semester II 2026, tahap awal di Pulau Jawa.