Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan bahwa tidak ada negara, termasuk Iran, yang diizinkan untuk memungut biaya tol bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz.

"Ini adalah jalur air internasional.

in1

>>> Dedi Mulyadi Bicara Nasib Sayembara Rp250 Juta Tangkap Taufik Hidayat

Tidak ada negara yang diizinkan untuk memungut tol atau biaya di jalur air internasional," kata Rubio saat berkunjung ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Selasa (23/6), dikutip The Guardian.

Rubio menegaskan bahwa AS akan menjamin kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz.

Ia menambahkan bahwa hukum internasional berlaku di seluruh jalur air internasional, dan AS mengharapkan hal yang sama berlaku di Selat Hormuz.

Latar Belakang Negosiasi AS-Iran

Kunjungan Rubio ke Timur Tengah merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi AS dalam negosiasi dengan Iran. Sebelumnya, AS dan Iran telah meneken Nota Kesepahaman (MoU) di Burgenstock, Swiss.

>>> Cara Cek Penerima Bantuan PIP 2026 Secara Online dari HP

MoU tersebut mencakup penghentian pertempuran di semua front, pembukaan kembali Selat Hormuz, dan masa depan nuklir Iran.

Sebagai hasil negosiasi, AS mengizinkan Iran menjual minyak dan petrokimia, serta mencairkan aset Iran hingga U12 miliar.

Terkait Selat Hormuz, MoU menyebutkan bahwa Iran akan memastikan lalu lintas kapal dagang tanpa biaya selama 60 hari, dari Teluk Persia ke Laut Oman dan sebaliknya.

Namun, Iran telah membentuk badan yang akan mengurus administrasi di Selat Hormuz dan menyatakan ada kemungkinan pengenaan biaya.

>>> Cara Cek Nama Penerima BPNT 2026 Online Lewat Website dan Aplikasi

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, pada 14 Juni lalu mengatakan biaya layanan itu dikenakan untuk menjaga dan memelihara lingkungan.