Trump Tuding Iran Langgar Gencatan Senjata dengan Serangan Drone di Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh Iran melanggar perjanjian gencatan senjata dengan Washington. Tuduhan itu muncul setelah Iran diduga meluncurkan serangan drone ke sejumlah kapal di Selat Hormuz.
Trump menyatakan Iran mengirim sedikitnya empat drone serang satu arah ke kapal-kapal yang melintasi jalur pelayaran strategis tersebut.
>>> Roy Suryo Ragukan Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli, Singgung Janji Mobil Esemka
Pernyataan itu disampaikan melalui akun Truth Social pada Sabtu (27/6).
"Iran menembakkan sedikitnya empat drone serang satu arah ke kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz," tulis Trump.
Ia mengklaim satu drone menghantam dek atas sebuah kapal pengangkut kargo besar yang bernilai sangat mahal.
Meski mengalami kerusakan, kapal tersebut masih dapat melanjutkan pelayarannya. Trump juga mengklaim militer AS berhasil menembak jatuh tiga drone lainnya.
"Kerusakan memang terjadi, tetapi kapal itu masih bisa melanjutkan perjalanannya. Kami berhasil menembak jatuh tiga drone lainnya.
Jelas ini merupakan pelanggaran yang sangat ceroboh terhadap perjanjian gencatan senjata kami," tegas Trump.
>>> Guns N' Roses Pilih Stadion Madya GBK untuk Konser di Jakarta
Pernyataan Trump muncul di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Selat tersebut merupakan salah satu jalur distribusi minyak dan perdagangan internasional paling vital.
IMO Hentikan Evakuasi Sementara
Tak lama setelah pernyataan Trump, Organisasi Maritim Internasional (IMO) mengumumkan penghentian sementara rencana evakuasi kapal dan awak kapal di kawasan Selat Hormuz.
Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez, mengatakan keputusan itu diambil untuk memastikan jaminan keselamatan tetap tersedia bagi seluruh kapal yang masuk dalam daftar evakuasi maupun kapal lain yang masih beroperasi di kawasan tersebut.
"Kami menghentikan sementara rencana evakuasi untuk memastikan kembali bahwa seluruh jaminan keselamatan yang diperlukan masih tetap tersedia," ujar Dominguez.
Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Iran mengenai tuduhan Trump.
>>> Vivo TWS 5 Pro Resmi Meluncur dengan ANC 60dB dan Audio Lossless 4,6Mbps
Klaim tersebut juga belum disertai bukti independen yang dapat memverifikasi bahwa serangan drone memang berasal dari Iran atau merupakan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang dimaksud.
Update Terbaru
Ariana Grande Hangout Bareng Mantan Ricky Alvarez di Austin, Bukan Romantis
Sabtu / 27-06-2026, 02:50 WIB
Toyota Kurangi Produksi RAV4, Dealer Kehabisan Stok dalam Hitungan Jam
Sabtu / 27-06-2026, 02:49 WIB
AS Kirim Kapal Perang, Pesawat, dan Jenderal Marinir ke Venezuela Bantu Gempa
Sabtu / 27-06-2026, 02:49 WIB
Setelah Ponsel Lipat, Apple Dikabarkan Garap Smart Ring Saingan Galaxy Ring
Sabtu / 27-06-2026, 02:49 WIB
Harga Galaxy A27 di India Terungkap, Ketersediaan Masih Misteri
Sabtu / 27-06-2026, 02:49 WIB
Jokowi Bawa Sisa Ijazah ke Sidang Lawan Roy Suryo
Sabtu / 27-06-2026, 02:49 WIB
Prabowo Ajak Semua Pihak Hormati Hasil Demokrasi, Hentikan Kegaduhan Politik
Sabtu / 27-06-2026, 02:49 WIB
Joaquinraptor casali: Dinosaurus dengan Lengan Mengerikan yang Lebih Ganas dari T. rex
Sabtu / 27-06-2026, 02:46 WIB
Pakistan Tegaskan Tak Akan Akui Israel Meski Berhasil Mediasi Iran-AS
Sabtu / 27-06-2026, 02:46 WIB
Pemerintah Tegaskan Patriot Bond Bukan Tax Amnesty, Dana Investor Aman
Sabtu / 27-06-2026, 02:46 WIB
Pencurian Tempat Sampah Knicks Viral, Dinas Sanitasi NYC Adakan Giveaway
Sabtu / 27-06-2026, 02:43 WIB
Orang Tua Didakwa Membunuh Anak Obesitas dengan Diet Junk Food
Sabtu / 27-06-2026, 02:43 WIB
KPK Dalami Pengumpulan Fee Proyek DJKA, Periksa Eks Direktur Kemenhub
Sabtu / 27-06-2026, 02:43 WIB
STARSHIP Entertainment Umumkan Debut Boy Group Baru AEN pada Agustus 2026
Sabtu / 27-06-2026, 02:42 WIB






