Amerika Serikat mengerahkan ratusan personel militer, dua kapal perang, serta pesawat tetap dan putar ke Venezuela menyusul gempa bumi dahsyat yang melanda negara itu pada Rabu (24/6/2026) dan menewaskan lebih dari 500 orang.

Komandan pertama yang tiba di Caracas pada Kamis malam adalah Mayor Jenderal Marinir Kevin J. Jarrard, yang sebelumnya memimpin Divisi Marinir ke-4.

in1

>>> Setelah Ponsel Lipat, Apple Dikabarkan Garap Smart Ring Saingan Galaxy Ring

Ia akan menjadi pejabat militer utama di lapangan dan mengawasi respons militer terhadap bencana tersebut.

Komando Selatan AS (SOUTHCOM) dalam pernyataan Kamis mengatakan, "SOUTHCOM mengerahkan kekuatan militer AS yang tersedia di kawasan kami untuk mendukung operasi bantuan pemerintah AS di Venezuela, menyusul gempa bumi dahsyat yang melanda negara itu pada 24 Juni 2026."

Jumlah pasti personel militer yang dikerahkan belum diungkapkan, tetapi diperkirakan mencapai ratusan orang yang ditarik dari berbagai cabang angkatan bersenjata.

Pesawat Angkatan Udara C-17 pertama yang membawa peralatan pemindah muatan telah tiba, sementara lebih banyak pesawat Angkatan Udara mengangkut tim Pencarian dan Penyelamatan Perkotaan AS.

Kapal Perang dan Helikopter Dikerahkan

Dua kapal perang, kapal tempur pesisir USS Billings dan kapal transportasi amfibi USS Fort Lauderdale, telah tiba di perairan dekat Venezuela.

USS Fort Lauderdale saat ini ditugaskan mendukung Littoral Combat Force-24, pasukan respons krisis segera di Karibia yang dibangun di sekitar Ekspedisi Marinir ke-24.

>>> Harga Galaxy A27 di India Terungkap, Ketersediaan Masih Misteri

Pesawat sayap putar yang ditempatkan di kawasan itu menerbangkan tim bantuan. Marinir MV-22 Osprey membawa tim penilaian lapangan udara ke Venezuela untuk membantu operasi angkutan udara.