Toyota Hilux EV muncul dalam basis data kendaraan bermotor DKI Jakarta. Pikap listrik generasi ke-IX ini tercatat di laman resmi samsat-pkb.

jakarta. go.

in1

>>> Kuasa Hukum Ungkap Makna Ijazah bagi Jokowi: Simbol Keberhasilan

id.

Dalam data tersebut, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Hilux EV mencapai Rp674 juta. Angka itu belum termasuk pajak atau biaya on-the-road.

Hilux EV bukan model baru di pasar global. Toyota meluncurkannya pada akhir 2025 dengan platform IMV yang sudah digunakan sejak generasi VII tahun 2004.

Pikap berkode XPN225 ini dipasarkan sebagai Hilux BEV di Eropa dan Hilux Travo-e di Thailand. Secara performa, mobil ini mengandalkan dua motor listrik.

Motor depan menghasilkan tenaga 111,8 PS dengan torsi 205,5 Nm. Motor belakang menyemburkan 175,8 dk dan torsi 268,6 Nm.

>>> AS Kirim Tim Pencarian dan Pasokan Medis Pascagempa Dahsyat Venezuela

Output gabungan mencapai 196 PS.

Toyota menyematkan baterai lithium-ion 59,2 kWh.

Dengan dimensi panjang 5.320 mm, lebar 1.855 mm, dan tinggi 1.800 mm, kapasitas baterai tergolong ringkas.

Daya jelajah Hilux EV sekitar 240 km berdasarkan standar WLTP atau 315 km berdasarkan NEDC. Meski data sudah muncul, PT Toyota Astra Motor masih bungkam.

Saat dikonfirmasi, Toyota belum memberikan keterangan rinci mengenai rencana pemasaran. Muncul spekulasi bahwa kehadirannya belum untuk penjualan massal.

>>> Harga Minyak Turun ke US$73 Setelah Selat Hormuz Mulai Normal

Masuknya Hilux EV ke database Samsat setidaknya mengonfirmasi unit tersebut sudah berada di Indonesia. Publik menunggu apakah ini langkah awal elektrifikasi komersial Toyota.