Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud untuk Optimalkan Operasional Panas Bumi
PT Geo Dipa Energi (Persero) resmi mengumumkan keberhasilan modernisasi sistem inti perusahaan melalui transformasi digital berbasis cloud.
Langkah ini diambil untuk mengatasi hambatan operasional dan birokrasi data yang selama ini memperlambat pengambilan keputusan strategis.
>>> Komunitas OpenClaw Dorong Adopsi Agentic AI di Indonesia
Sebagai pemain kunci di sektor panas bumi, Geo Dipa Energi mengelola potensi sumber daya lebih dari 800 MW di wilayah Dieng dan Patuha.
Namun, ketergantungan pada sistem warisan yang kaku dan proses manual menjadi hambatan utama dalam menjaga keandalan aset serta efisiensi rantai pasok.
Direktur Utama PT Geo Dipa Energi, Yudistian Yunis, menegaskan bahwa transformasi ini bukan sekadar mengikuti tren digital, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga ketahanan energi nasional.
"Kami membutuhkan sistem yang memiliki visi jauh ke depan," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (25/6/2026).
Melalui adopsi sistem manajemen perusahaan berbasis cloud, Geo Dipa kini memiliki kendali penuh secara real-time terhadap seluruh asetnya.
>>> 8 Lampu Emergency Portable Terbaik dengan Fitur Power Bank untuk Mati Listrik
Integrasi ini menghilangkan sekat antar departemen, mempercepat pelaporan keuangan, serta menstandarisasi operasional di seluruh organisasi.
Transformasi skala besar ini berhasil diselesaikan hanya dalam waktu empat bulan berkat kolaborasi erat dengan mitra implementasi lokal, PT Soltius Indonesia.
Pimpinan penyedia teknologi global yang mengawal proyek ini menyebut bahwa Geo Dipa Energi kini melangkah menuju autonomous enterprise, di mana otomatisasi dan kecerdasan buatan memungkinkan operasional yang lebih adaptif dan cerdas.
Dengan fondasi berbasis data yang kuat, perusahaan kini lebih siap melakukan skalabilitas bisnis seiring target peningkatan kapasitas terpasang.
>>> Huawei MatePad Mini Resmi di Indonesia, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Rp8,9 Juta
Langkah ini diharapkan mendukung ketahanan energi nasional melalui pengelolaan panas bumi yang lebih cerdas dan transparan.
Update Terbaru
Dugaan Fraud UPS Pondok Jaya, Pegadaian Tegaskan Nol Toleransi
Kamis / 25-06-2026, 13:25 WIB
Vinicius Jr. Cetak Gol di Tiga Laga Awal Piala Dunia 2026, Ulangi Catatan Juara Brasil
Kamis / 25-06-2026, 13:25 WIB
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026 Mulai Rp1 Jutaan
Kamis / 25-06-2026, 13:25 WIB
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Baterai 10.000 mAh Siap Meluncur Juli
Kamis / 25-06-2026, 13:22 WIB
Samsung Galaxy Watch 9: Bocoran Desain, Spesifikasi, dan Harga
Kamis / 25-06-2026, 13:21 WIB
Samsung Konfirmasi Keberadaan Galaxy S27 Pro
Kamis / 25-06-2026, 13:21 WIB
Waspada! Penyakit-Penyakit Ini Dipicu oleh Kebiasaan Merokok
Kamis / 25-06-2026, 13:21 WIB
Dari Konvensional ke Listrik: Ini yang Perlu Diketahui Pengguna Baru
Kamis / 25-06-2026, 13:21 WIB
Google Play Perluas Program Pilihan Tagihan, Turunkan Biaya dan Beri Insentif Baru
Kamis / 25-06-2026, 13:21 WIB
Gemini 3.5 Flash Kini Mendukung Penggunaan Komputer Native untuk Agen AI
Kamis / 25-06-2026, 13:21 WIB
iQOO Neo 12 Dikabarkan Uji Layar 2K 185Hz, Baterai 9.000mAh
Kamis / 25-06-2026, 13:20 WIB
Counterpoint: Lebih dari 50% Ponsel pada 2027 Akan Miliki AI Canggih
Kamis / 25-06-2026, 13:20 WIB
New Vario Evo 160 Tanpa RoadSync, Honda: Konsumen Belum Butuh
Kamis / 25-06-2026, 13:20 WIB
Kenapa Gempa M 7,5 Venezuela Diprediksi Tewaskan 100 Ribu Orang?
Kamis / 25-06-2026, 13:14 WIB






