Lenovo memperkuat lini laptop enterprise ThinkPad dengan ketahanan berstandar militer MIL-STD 810H dan sistem keamanan ThinkShield yang terintegrasi.

Perangkat ini dirancang untuk mendukung mobilitas kerja di berbagai kondisi ekstrem sekaligus melindungi data dari ancaman siber.

in1

>>> Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Presiden Direktur Lenovo Indonesia, Budi Janto, mengatakan ketahanan perangkat menjadi fondasi penting dalam operasional bisnis modern yang dinamis.

"Dengan perangkat yang telah lolos uji standar militer MIL-STD 810H, Lenovo memastikan pelanggan enterprise memiliki perangkat yang andal dan tangguh untuk bekerja di berbagai kondisi lingkungan," ujar Budi Janto.

Lenovo tidak hanya menyediakan perangkat keras, tetapi juga solusi end-to-end yang mencakup infrastruktur, layanan, dan keamanan.

Pendekatan One Lenovo Solutions menghadirkan ekosistem lengkap untuk mempercepat transformasi digital perusahaan.

Lolos Uji Militer untuk Lingkungan Ekstrem

ThinkPad telah menjalani pengujian ketat berdasarkan standar MIL-STD 810H yang diadopsi Lenovo sejak 2007.

>>> Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Berlakukan Mulai 1 Juli 2026

Pengujian mencakup ketahanan terhadap debu, kelembapan tinggi, guncangan, getaran, dan suhu ekstrem.

Laptop ini mampu bertahan dalam simulasi badai pasir, paparan debu silika, dan lingkungan dengan kelembapan hingga 98 persen.

Perangkat juga diuji pada suhu dingin minus 21 derajat Celsius dan panas hingga 43 derajat Celsius saat digunakan.

ThinkPad tetap beroperasi optimal di dataran tinggi hingga 15.000 kaki dan lingkungan dengan paparan bahan bakar.

>>> 7 Laptop Baterai Paling Awet untuk Produktivitas Saat Mati Listrik

Lenovo menyediakan berbagai varian ThinkPad yang disesuaikan dengan kebutuhan profesi dan industri.