Mengganti camilan tinggi kalori dengan buah segar bisa menjadi strategi efektif dalam program diet malam.

Buah-buahan tertentu tidak hanya rendah kalori, tetapi juga kaya serat dan air yang membantu menahan rasa lapar tanpa mengganggu defisit kalori harian.

in1

>>> Cara Cek Status Penerima Bantuan Beras dan Minyak Goreng Juni 2026

Melansir laman Natural Farm, tidak semua buah cocok dikonsumsi saat malam hari.

Ada tiga kriteria utama yang perlu diperhatikan: rendah kalori (di bawah 60 kkal per 100 gram), tinggi serat, dan kadar air tinggi.

Penelitian dalam jurnal Frontiers in Nutrition (2019) menunjukkan bahwa konsumsi buah secara rutin dapat membantu menjaga berat badan ideal.

Selain itu, data USDA menyebutkan buah segar rata-rata mengandung 80–90 persen air, sehingga aman dikonsumsi tanpa khawatir kalori berlebih.

Pilihan Buah untuk Diet Malam

Semangka menjadi pilihan utama karena kandungan airnya mencapai 91 persen dan hanya memiliki sekitar 30 kkal per 100 gram.

Buah ini juga mengandung L-citrulline yang membantu merilekskan pembuluh darah.

Pepaya cocok bagi yang sering merasa begah setelah makan malam.

Dengan 39 kkal per 100 gram, enzim papain di dalamnya membantu melancarkan pencernaan, sementara seratnya mencapai 1,8 gram per 100 gram.

Kiwi ideal bagi yang sulit tidur.

Buah ini mengandung sekitar 61 kkal per 100 gram dengan serat 3 gram, serta kaya serotonin, melatonin, dan antioksidan.

>>> Panduan Menjelajahi 5 Inovasi Teknologi Digital Terbaru di CISCE 2026

Studi dalam Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition (2011) menyebutkan makan dua buah kiwi satu jam sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur.

Apel ukuran sedang mengandung 95 kkal dan 4,4 gram serat. Serat pektin di dalamnya mengembang di lambung, memberikan rasa kenyang lebih lama.