Malware Android Rokarolla Incar 217 Aplikasi Bank, Ini Modusnya
Malware perbankan jenis trojan bernama Rokarolla ditemukan menyamar sebagai aplikasi populer seperti TikTok atau Google Chrome. Malware ini diam-diam mengambil alih kendali penuh perangkat korban.
Peneliti keamanan siber dari Zimperium zLabs mengidentifikasi trojan Android baru ini. Rokarolla dirancang untuk mencuri kredensial dari 217 aplikasi perbankan dan aset kripto.
>>> Hilman Latief Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Kuota Haji
Nama Rokarolla diambil dari infrastruktur komando dan kontrol (C2) yang digunakan penyerang. Temuan ini dipublikasikan Zimperium pada pertengahan Juni 2026.
Rokarolla menyebar melalui situs web berbahaya yang menyamar sebagai aplikasi populer. Korban ditipu untuk mengunduh aplikasi palsu yang kemudian memasang muatan berbahaya tahap kedua.
Selama instalasi, malware berpura-pura menjadi Google Play Protect. Korban diminta memberikan izin akses Layanan Aksesibilitas (Accessibility Services) Android.
Izin tersebut menjadi kunci kendali bagi Rokarolla. Malware dapat membaca isi layar, meniru interaksi pengguna, dan mengeksekusi perintah secara otomatis.
Rokarolla dilengkapi 137 perintah yang memungkinkan penyerang mengendalikan perangkat secara hampir menyeluruh. Salah satu kemampuan paling berbahaya adalah pencurian kredensial kunci layar.
Malware menampilkan tampilan palsu yang menyerupai layar kunci Android. Saat korban memasukkan PIN, pola, atau kata sandi, data tersebut langsung dikirim ke server penyerang.
Dengan informasi itu, pelaku dapat mengakses perangkat bahkan dalam keadaan terkunci.
Cara Rokarolla Kuras Rekening dan Intai Korban
Rokarolla memalsukan halaman login untuk mencuri kredensial perbankan.
Malware mengunduh halaman login palsu berbasis HTML dari server C2 dan menampilkannya di atas aplikasi perbankan atau kripto yang sah.
>>> Rusia Pertimbangkan Larang Ekspor Solar demi Atasi Krisis BBM
Ketika korban membuka aplikasi bank dan memasukkan username serta kata sandi, data itu tertangkap oleh overlay palsu. Bukan oleh aplikasi bank yang asli.
Update Terbaru
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
Rabu / 24-06-2026, 13:50 WIB
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Berlakukan Mulai 1 Juli 2026
Rabu / 24-06-2026, 13:49 WIB
Galaxy Watch Digunakan untuk Mempercepat Studi Medis dan Uji Klinis
Rabu / 24-06-2026, 13:49 WIB
Bali Kehilangan Status Pulau Terindah Asia-Pasifik, Ini Penggantinya
Rabu / 24-06-2026, 13:49 WIB
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda ke 1 Juli, JPU Tak Hadir
Rabu / 24-06-2026, 13:49 WIB
Mistral OCR 4 Hadir dengan Ekstraksi Dokumen Terstruktur dan Dukungan 170 Bahasa
Rabu / 24-06-2026, 13:49 WIB
Sensor LYTIA 610 Sony Tingkatkan Ketajaman Kamera Telefoto
Rabu / 24-06-2026, 13:49 WIB
Honor X80 Pro Max Bawa Baterai 11.000 mAh, Ini Spesifikasi dan Estimasi Harganya di Indonesia
Rabu / 24-06-2026, 13:46 WIB
Rekomendasi Motorola Terbaik di Bawah $400 Tahun 2026
Rabu / 24-06-2026, 13:46 WIB
ATSI Minta Biaya Biometrik Wajah SIM Card Rp3 Ribu Digratiskan
Rabu / 24-06-2026, 13:45 WIB
Realme P4x 4G Resmi Meluncur, Baterai 8.000 mAh Harga Rp3 Jutaan
Rabu / 24-06-2026, 13:45 WIB
TOP 45 Acara TV dengan Rating Terbaik Hari Ini 25 Juni 2026 ada Arisan Kembali Dibalap Lautan Cinta
Rabu / 24-06-2026, 13:44 WIB
PB IPSI Apresiasi Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026
Rabu / 24-06-2026, 13:43 WIB
Truk Terguling di Flyover Tomang Jakbar, Muatan Besi Tumpah ke Jalanan
Rabu / 24-06-2026, 13:42 WIB






