Google Play Perluas Program Pilihan Tagihan, Turunkan Biaya dan Beri Insentif Baru
Google mengumumkan sejumlah pembaruan pada model bisnis Play Store. Perubahan ini mencakup perluasan fleksibilitas tagihan, penurunan biaya, dan program baru bagi pengembang aplikasi dan game.
Pembaruan akan diluncurkan secara bertahap di berbagai pasar. Google menyebut perubahan ini membutuhkan infrastruktur teknis dan penyesuaian dengan regulasi lokal.
>>> Gemini 3.5 Flash Kini Mendukung Penggunaan Komputer Native untuk Agen AI
Perluasan Opsi Tagihan
Sistem tagihan Google Play saat ini mendukung transaksi di lebih dari 195 pasar dan 300 metode pembayaran lokal.
Google menilai beberapa pengembang membutuhkan fleksibilitas tambahan dalam mengelola perdagangan digital.
Program pilihan tagihan kini tersedia untuk semua pengembang global yang menyediakan layanan digital atau konten kepada pengguna di Inggris dan Wilayah Ekonomi Eropa (EEA).
Sebelumnya, program serupa sudah berjalan di Amerika Serikat.
Melalui program ini, pengembang dapat menawarkan sistem tagihan alternatif di samping Google Play Billing.
Mereka juga bisa menautkan pengguna ke situs web sendiri untuk pembelian, serta membuat layar pilihan tagihan sesuai panduan UX Google.
Pemisahan Biaya Layanan dan Biaya Tagihan
Google mulai memisahkan biaya layanan dari biaya tagihan. Perubahan ini berlaku mulai 30 Juni 2026 di Amerika Serikat, Inggris, dan Wilayah Ekonomi Eropa.
Terlepas dari apakah pengembang menggunakan Google Play Billing, tagihan alternatif, atau tautan web eksternal, biaya layanan dimulai dari 10% untuk pendapatan tahunan pertama sebesar $1 juta USD.
Biaya layanan 10% yang sama berlaku untuk semua langganan yang diperbarui secara otomatis. Untuk transaksi di luar langganan, biaya layanan tergantung pada klasifikasi instalasi pengguna.
>>> iQOO Neo 12 Dikabarkan Uji Layar 2K 185Hz, Baterai 9.000mAh
Update Terbaru
Guru Belum S-1 Bisa Kuliah Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Kamis / 25-06-2026, 14:42 WIB
Kapal PIS Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz Setelah Tertahan Sejak Maret
Kamis / 25-06-2026, 14:42 WIB
Trump Kecewa Sekutu NATO Tak Bantu AS Lawan Iran
Kamis / 25-06-2026, 14:42 WIB
Tiga Peserta Program Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Saat Latihan Militer
Kamis / 25-06-2026, 14:42 WIB
Panduan Menggunakan Aplikasi Island untuk Gandakan Saldo DANA di 2026
Kamis / 25-06-2026, 14:41 WIB
Cara Verifikasi Lapangan Terbaru 2026: 5 Pertanyaan Penting bagi Penerima Bansos
Kamis / 25-06-2026, 14:41 WIB
Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan 32 Orang, 700 Luka-luka
Kamis / 25-06-2026, 14:35 WIB
PLN Ungkap Penyebab Mati Lampu di Banjarmasin, Ini Daftar Wilayahnya
Kamis / 25-06-2026, 14:35 WIB
Afrika Selatan Bungkam Korea Selatan dan Ukir Sejarah ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 25-06-2026, 14:30 WIB
6 Penyebab Sembelit Selain Kurang Serat, dari Kurang Olahraga hingga Kecemasan
Kamis / 25-06-2026, 14:30 WIB
Ini Penyebab Venezuela Diguncang Gempa Magnitudo 7 Dua Kali Sekaligus
Kamis / 25-06-2026, 14:30 WIB
Pelatih Korea Selatan Akui Tanggung Jawab Usai Kalah dari Afrika Selatan
Kamis / 25-06-2026, 14:30 WIB
Bishop Briggs, Penyanyi Hits 'River', Kini di Usia 30-an
Kamis / 25-06-2026, 14:29 WIB
TOP 35 Acara TV serta Rating Terbaik Hari ini 26 Juni 2026 ada Merangkai Kisah Indah Mulai Turun Peringkat
Kamis / 25-06-2026, 14:29 WIB






