Google akhirnya akan menerapkan perubahan besar pada sistem billing Play Store mulai pekan depan. Perubahan ini mencakup pembukaan opsi pembayaran alternatif dan penurunan biaya layanan bagi pengembang.

Pada Maret 2026, Google mengumumkan sejumlah perubahan kebijakan besar untuk Play Store.

in1

>>> Link Nonton Avatar: Fire and Ash Full Movie Sub Indo dan Sinopsisnya

Perusahaan siap membuka akses ke lebih banyak opsi billing sambil menurunkan biaya toko aplikasi dan tarif untuk program pengembang baru.

Google kini mengumumkan tanggal pasti kapan perubahan tersebut akan berlaku.

Mulai 30 Juni 2026, program Billing Choice akan tersedia bagi semua pengembang global yang menjual aplikasi dan layanan di Wilayah Ekonomi Eropa (EEA), Inggris, dan Amerika Serikat.

Sejak awal, Google hanya mengizinkan pengembang menggunakan sistem billing Google Play di seluruh dunia.

Sebagai bagian dari kesepakatan dengan Epic Games, Google membuka billing Play Store untuk opsi pihak ketiga.

Pengembang kini dapat menawarkan billing alternatif atau mengarahkan pengguna ke situs web mereka sendiri untuk melakukan pembelian akhir.

Mereka bahkan memiliki kebebasan untuk mendesain layar pilihan sendiri, asalkan mengikuti panduan UX Google.

Perluasan ke Negara Lain

Setelah peluncuran awal, program ini akan diperluas ke Australia pada 30 September 2026. Kemudian menyusul Jepang dan Korea Selatan pada 31 Desember 2026.

Untuk seluruh dunia, Google menjadwalkan peluncuran pada 30 September 2027. Perubahan ini merupakan langkah besar dalam ekosistem aplikasi Android.

>>> Jadwal Penyaluran Bansos PKH Tahap 2 2026 dan Cara Cek Status Pencairan Online

Biaya Layanan Lebih Rendah

Selain membuka billing pihak ketiga, Google juga merestrukturisasi biaya pengembang dengan memisahkannya menjadi dua kategori: biaya layanan dan biaya billing.