Amandemen Kasino Ditolak, Pemimpin Suku Lumbee Akan Rapat Bahas Langkah Selanjutnya
Para pemimpin Suku Lumbee berencana mengadakan pertemuan pada Kamis, dua hari setelah anggota suku menolak amandemen konstitusi yang akan membuka jalan bagi pembangunan kasino di sepanjang Interstate 95 di tenggara North Carolina.
Suku Lumbee, setelah puluhan tahun berusaha, menerima pengakuan federal penuh pada Desember lalu, yang memungkinkan mereka menawarkan perjudian di tanah suku.
>>> GTA VI Resmi Umumkan Harga, Ultimate Edition dan Preorder Mulai November
Pemungutan suara Selasa lalu merupakan langkah berikutnya dalam proses itu dan akan memberikan kewenangan kepada ketua dan dewan untuk mengendalikan proses tersebut.
Agenda pertemuan menyebutkan bahwa dewan akan melakukan "diskusi tentang langkah selanjutnya setelah pemungutan suara."
Ketua Suku John L.
Lowery, yang juga merupakan perwakilan di Dewan Perwakilan North Carolina, mengatakan Selasa malam bahwa ia tidak akan mengajukan masalah itu lagi selama sisa 18 bulan masa jabatannya.
Lowery adalah pendukung langkah tersebut.
"Sebagai suku Indian yang diakui secara federal, kami memiliki kesempatan, seperti banyak suku saudara kami, untuk menjalankan hak kedaulatan kami sepenuhnya dan menghasilkan miliaran dolar untuk membantu anggota suku kami dan mengangkat seluruh wilayah ini," tulis Lowery di Facebook.
"Keputusan oleh mayoritas pemilih Lumbee ini bersejarah dan memastikan kami tidak akan melanjutkan perjudian."
Anggota suku menolak amandemen konstitusi dengan alasan bahwa amandemen tersebut akan memberikan kewenangan kepada pemimpin suku atas keputusan perjudian.
Lumbees United for Accountability dibentuk untuk menentang langkah tersebut.
"Koalisi kami tidak pernah anti-perjudian," kata Robin Branch, anggota kelompok tersebut. "Seluruh tujuan kami adalah untuk mendapatkan amandemen yang lebih baik.
Kami tidak ingin dokumen pendiri kami diubah dengan sembarangan."
Update Terbaru
Bolehkah Ibu Menyusui Minum Kopi? Ini Batas Aman Kafein
Kamis / 25-06-2026, 15:36 WIB
Tumpahan Batu Bara Cemari Pantai Pangandaran, Habitat Penyu Terancam
Kamis / 25-06-2026, 15:36 WIB
Jawaban Tes Detektor Kebohongan Lisa BLACKPINK Picu Perdebatan soal Jisoo
Kamis / 25-06-2026, 15:35 WIB
Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran 'John Lennon 07' Saat Terima Suap
Kamis / 25-06-2026, 15:35 WIB
Kubu Richard Lee Soroti Kelemahan Dakwaan JPU dalam Eksepsi 24 Halaman
Kamis / 25-06-2026, 15:35 WIB
Istri Eks Menag Yaqut Berterima Kasih atas Pembantaran KPK
Kamis / 25-06-2026, 15:35 WIB
Purbaya Sidak Perusahaan Baja China, Cek Dugaan Ketidaksesuaian Pajak
Kamis / 25-06-2026, 15:35 WIB
BTS 'Dynamite' Cetak Sejarah: Video Musik Pertama Grup Tembus 2,1 Miliar Views di YouTube
Kamis / 25-06-2026, 15:30 WIB
Nestapa Venezuela: Krisis Ekonomi, Direcoki Trump, dan Gempa Bumi
Kamis / 25-06-2026, 15:30 WIB
Menkes Kaget Perundungan Jadi Keluhan Terbanyak Dokter
Kamis / 25-06-2026, 15:30 WIB
Akhir Tragis Qatar: Juara Asia Jadi Lumbung Gol Piala Dunia 2026
Kamis / 25-06-2026, 15:29 WIB
5 HP RAM 12 GB Termurah di Bawah Rp 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
Kamis / 25-06-2026, 15:29 WIB
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026: Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
Kamis / 25-06-2026, 15:28 WIB
Bendera Arab Saudi dan Irak Tak Dibentangkan di Piala Dunia 2026, Hormati Alquran
Kamis / 25-06-2026, 15:28 WIB






