Pemerintah North Carolina Gugat VinFast karena Tunda Pabrik Mobil Listrik
Pemerintah negara bagian North Carolina, Amerika Serikat, resmi melayangkan gugatan hukum terhadap produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast.
Langkah ini diambil setelah perusahaan tersebut dinilai gagal memenuhi komitmen pembangunan pabrik kendaraan listrik (EV) yang disepakati sejak empat tahun lalu.
>>> BYD Song Ultra DM-i Meluncur 28 Mei 2026, Bawa Teknologi Hybrid Baru
Proyek tersebut awalnya direncanakan sebagai pengembangan ekonomi terbesar di wilayah Chatham County, North Carolina. VinFast sebelumnya mengumumkan investasi awal senilai Rp35,2 triliun (USD 2 miliar).
Kompleks manufaktur direncanakan berdiri di atas lahan seluas 1.800 acre dengan lima fasilitas utama.
Fasilitas itu meliputi body shop, general assembly, press shop, paint shop, dan energy center.
Pabrik ditargetkan memproduksi model VF 7, VF 8, dan VF 9 dengan kapasitas 150.000 unit per tahun.
VinFast juga berkomitmen menciptakan 1.750 lapangan kerja baru hingga akhir tahun 2026.
Namun, setelah peluncuran yang kurang memuaskan di pasar AS, VinFast memundurkan jadwal operasional produksi hingga tahun 2028 dengan skala lebih kecil.
>>> Audi Marissa Rayakan Ulang Tahun ke-31 dengan Pemotretan Unik
Penundaan ini memicu respons tegas dari otoritas setempat.
Gugatan dan Respons
Jaksa Agung North Carolina, Jeff Jackson, menyatakan VinFast melanggar kesepakatan performa kerja yang telah ditandatangani.
Pemerintah daerah telah menggelontorkan anggaran Rp7,9 triliun (USD 450 juta) untuk persiapan lahan, infrastruktur transportasi, serta jaringan air dan pengolahan limbah.
Melalui gugatan ini, pemerintah North Carolina berupaya mengambil alih kembali lahan proyek sesuai klausul perjanjian.
Hak penarikan aset dilakukan agar lokasi dapat dialihkan kepada investor lain yang lebih berkomitmen.
Di sisi lain, manajemen VinFast menolak seluruh tuduhan dan mengklaim masih memenuhi tenggat konstruksi yang disesuaikan. Perusahaan memastikan fasilitas produksi tetap beroperasi secara komersial pada tahun 2028.
>>> Mazda Luncurkan CX-5 Generasi Terbaru dengan Dimensi Lebih Besar
VinFast juga berdalih bahwa perubahan kebijakan insentif pajak kendaraan listrik di AS menjadi pemicu perlambatan proyek. Hilangnya subsidi memaksa perusahaan melakukan penyesuaian strategi bisnis global.
Update Terbaru
Survei Terbaru: Partai Yashar Eisenkot Ungguli Likud Netanyahu
Sabtu / 11-07-2026, 13:42 WIB
Sam Fender dan Olivia Dean Cetak Rekor Sejarah di Tangga Lagu Inggris
Sabtu / 11-07-2026, 13:42 WIB
Jimmy Crooks Pukul Homer Penentu, Cardinals Kalahkan Braves Usai Hujan Deras
Sabtu / 11-07-2026, 13:42 WIB
Keributan di Oracle Park: Empat Ditangkap, Pelaku Dilarang Masuk Stadion
Sabtu / 11-07-2026, 13:41 WIB
Apple TV Rilis Serial Thriller Lucky yang Dibintangi Anya Taylor-Joy
Sabtu / 11-07-2026, 13:40 WIB
Pembunuh Pacar dan Sahabat Pamer Selfie dari Penjara, Tuai Sorotan
Sabtu / 11-07-2026, 13:40 WIB
Profil Lengkap Lee Jong Suk: Biodata, Perjalanan Karir, hingga Kisah Berakhirnya Romansa dengan IU
Sabtu / 11-07-2026, 13:39 WIB
Anya Taylor-Joy Bintangi Serial Kejahatan Lucky di Apple TV+
Sabtu / 11-07-2026, 13:36 WIB
Perdebatan Ilmuwan soal Penurunan Kesuburan Pria Global
Sabtu / 11-07-2026, 13:36 WIB
Harga B50 di SPBU: Solar Campuran Sawit Rp6.800 per Liter
Sabtu / 11-07-2026, 13:36 WIB
Raffi Ahmad Resmikan Padel Orozon, Perkuat Ekosistem Sport Lifestyle di Batam
Sabtu / 11-07-2026, 13:36 WIB
Pertamina Raih Enam Penghargaan di Asian Excellence Award 2026
Sabtu / 11-07-2026, 13:35 WIB
Trump Ancam Hancurkan Iran dengan 1.000 Rudal Jika Ada Upaya Pembunuhan
Sabtu / 11-07-2026, 13:35 WIB







