North Carolina Gugat VinFast, Pabrik AS Terancam Diambil Alih
North Carolina resmi menggugat VinFast terkait rencana pembangunan pabrik kendaraan listrik di Chatham County. Negara bagian menilai produsen asal Vietnam itu gagal memenuhi tenggat waktu yang telah disepakati.
Jaksa Agung North Carolina, Jeff Jackson, mengajukan gugatan atas dugaan pelanggaran perjanjian dengan negara bagian. VinFast disebut tidak memenuhi kewajiban dan persyaratan kinerja utama yang dijanjikan.
>>> Pemerintah Bahas Pajak Kendaraan Listrik, Insentif Dievaluasi
Proyek ini diumumkan empat tahun lalu dengan rencana investasi hingga $2 miliar pada fase pertama.
Pabrik seluas 1.800 acre itu direncanakan memiliki lima area produksi utama, termasuk bodi, perakitan umum, press, cat, dan pusat energi.
Pabrik ditargetkan memproduksi VF 7, VF 8, dan VF 9 dengan kapasitas tahunan 150.000 unit.
Namun, produksi terus mundur dari target awal 2024 menjadi 2025, lalu 2028 setelah peluncuran yang buruk di AS pada Juli 2024.
North Carolina telah mengucurkan dana besar untuk proyek ini.
VinFast menerima Job Development Investment Grant dan alokasi $450 juta dari General Assembly untuk persiapan lahan, perbaikan transportasi, serta infrastruktur air dan saluran pembuangan.
VinFast memang telah membersihkan dan meratakan lahan pada 2023.
Namun, sejak saat itu perusahaan disebut gagal memenuhi kewajiban utama dan persyaratan kinerja yang diatur dalam perjanjian dengan negara bagian.
>>> Kesalahan Ketik Rp 100 Juta dalam Lelang Acura NSX Langka
Perjanjian tersebut dirancang untuk melindungi uang pajak. VinFast diwajibkan mengembalikan dana persiapan lahan tertentu jika target tidak tercapai.
Negara bagian juga memiliki hak untuk mengambil alih lahan proyek jika perusahaan gagal memenuhi persyaratan kinerja.
Berdasarkan perjanjian, pabrik seharusnya beroperasi pada Juli 2026 dan menciptakan 1.750 lapangan kerja pada akhir tahun. VinFast dinilai masih jauh dari target tersebut.
Update Terbaru
Prabowo Dorong Kampus Top India Buka Cabang di Indonesia
Selasa / 07-07-2026, 20:23 WIB
Momen Argentina Gebuk Mesir 2-0 Jelang 16 Besar Piala Dunia
Selasa / 07-07-2026, 20:22 WIB
Pemerintah Sepakati Percepatan Pemulihan Infrastruktur di Bener Meriah
Selasa / 07-07-2026, 20:21 WIB
Brigjen Pol Komarudin Resmi Jabat Dirregident Korlantas Polri
Selasa / 07-07-2026, 20:21 WIB
OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan RI Terjaga di Tengah Risiko Global
Selasa / 07-07-2026, 20:21 WIB
Realisasi Stimulus Transportasi Semester II Capai Target saat Musim Libur
Selasa / 07-07-2026, 20:21 WIB
Belgia Ejek Tarian Trump saat Bantai AS di Piala Dunia
Selasa / 07-07-2026, 20:21 WIB
Kanit Reskrim Polsek Kuta Positif Ekstasi, Ditahan Propam Polda Bali
Selasa / 07-07-2026, 20:21 WIB
Zuckerberg Akui Perkembangan AI Tidak Seperti yang Dibayangkan
Selasa / 07-07-2026, 20:18 WIB
Muzani Klarifikasi Soal Diutus Presiden Hadiri Pemakaman Khamenei
Selasa / 07-07-2026, 20:18 WIB
7 Tanda Seseorang Terlalu Bergantung pada Pasangan, Waspadai
Selasa / 07-07-2026, 20:18 WIB
Felix Wong, Bintang Legendaris The Legend of the Condor Heroes, Pensiun dari Akting
Selasa / 07-07-2026, 20:15 WIB
Bintang The Odyssey Sebut Tenet Karya Christopher Nolan Kurang Diapresiasi
Selasa / 07-07-2026, 20:14 WIB
Sega Diduga Gunakan AI untuk Gambar Gantungan Kunci Dreamcast
Selasa / 07-07-2026, 20:14 WIB







