Pemilik Audi Keluhkan Pompa Air V6 Turbo Rusak, Biaya Perbaikan Capai Rp 96 Juta

Pemilik Audi melaporkan pompa air pada mesin V6 turbo EA839 mengalami kebocoran parah. Beberapa biaya perbaikan bahkan dilaporkan melebihi $6.000 setelah masa garansi habis.
Gugatan class action yang baru diajukan mengklaim pompa air pada mesin 2.9 liter dan 3.0 liter keluarga EA839 dapat rusak sebelum waktunya.
>>> BMW Z/Z Concept: Roadster Listrik Modular dengan Tiga Konfigurasi
Kerusakan ini berpotensi menyebabkan kebocoran cairan pendingin, kontaminasi, panas berlebih, dan kerusakan mesin.
Model yang Terkena Dampak
Gugatan tersebut mencakup banyak model Audi dari tahun 2018 hingga 2024.
Model yang terkena dampak antara lain A4, A5, A6, A7, A8, Q7, Q8, SQ5, S6, S7, dan RS5.
Menurut dokumen gugatan, masalahnya bukan sekadar kebocoran kecil. Para penggugat menyatakan segel, rumah, dan komponen internal modul pendingin menurun kualitasnya pada suhu operasi normal.
Setelah itu, cairan pendingin bocor ke sistem vakum dan komponen lainnya. Pemilik mungkin tidak menyadari kebocoran kecil pada awalnya, tetapi saat lampu peringatan menyala, kerusakan mungkin sudah terjadi.
Gugatan juga menyebut masalah ini dapat mempengaruhi turbocharger. Turbocharger tidak murah untuk diganti di dealer.
>>> Insinyur Kepala Lexus ES Akui Tak Suka SUV Mendominasi Pasar
Pemilik yang Menanggung Biaya
Dua pemilik memimpin kasus ini.
Seorang pemilik dari California mengatakan Audi A6 2019 miliknya membutuhkan penggantian pompa air, katup PCV, dan sistem vakum.
Audi menolak bantuan karena mobil sudah tidak bergaransi, meninggalkan tagihan hampir $6.000.
Pemilik kedua dengan SQ5 2021 mengatakan lampu peringatan cairan pendingin muncul pada jarak sekitar 62.000 mil.
Setelah garansi habis, Audi menolak membantu, dan ia membayar lebih dari $1.400 untuk perbaikan.
Gugatan mengklaim Audi mengetahui masalah ini sejak November 2018 dan menyembunyikannya sambil terus menjual kendaraan yang terkena dampak.
>>> Mansory Revuelto Carbonada Damask X: Serat Karbon Berwarna Cokelat yang Kontroversial
Kini Audi dan Volkswagen harus menanggapi gugatan tersebut.
Update Terbaru
Konyaspor Imbangi Trabzonspor 1-1 di Babak Kedua Final Piala Turki
Sabtu / 23-05-2026, 02:48 WIB
Lens dan Nice Berebut Gelar di Final Coupe de France 2026
Sabtu / 23-05-2026, 02:48 WIB
Gangguan Listrik Paksa Atlanta Keluarkan Imbauan Rebus Air
Sabtu / 23-05-2026, 02:45 WIB
Stok Mobil Stellantis Membengkak, Dodge Paling Parah dengan 142 Hari Pasokan
Sabtu / 23-05-2026, 02:43 WIB
Konyaspor Imbang 1-1 Lawan Trabzonspor di Final Piala Turki
Sabtu / 23-05-2026, 02:33 WIB
Kimi Antonelli Tercepat di Latihan Bebas GP Kanada 2026
Sabtu / 23-05-2026, 02:03 WIB
VPS Tekuk HJK 2-1 dalam Lanjutan Veikkausliiga di Vaasa
Sabtu / 23-05-2026, 02:03 WIB
Bali United Tutup Musim dengan Kemenangan 1-0 atas Dewa United
Sabtu / 23-05-2026, 01:58 WIB
Timnas Indonesia Hadapi Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026
Sabtu / 23-05-2026, 01:58 WIB
John Herdman Prioritaskan Pemain Domestik untuk Piala AFF 2026
Sabtu / 23-05-2026, 01:53 WIB
John Herdman Susun Persiapan Timnas Indonesia Menuju Piala Asia 2027
Sabtu / 23-05-2026, 01:53 WIB
Federico Barba Minta Persib Bandung Fokus Hadapi Persijap Jepara
Sabtu / 23-05-2026, 01:53 WIB
John Herdman Jajaki 16 Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia
Sabtu / 23-05-2026, 01:53 WIB
Bioskop Trans TV: To Catch a Killer Tayang Malam Ini
Sabtu / 23-05-2026, 01:48 WIB






