BYD dilaporkan telah menggugat puluhan kreator konten di China dalam beberapa tahun terakhir. Mereka dituduh menyebarkan informasi yang dianggap menyesatkan.

Salah satu kasus menonjol adalah seorang kritikus yang harus membayar ganti rugi sebesar 294.000 dolar AS. Jumlah itu setara dengan sekitar Rp4,7 miliar.

>>> Pemesanan Toyota Veloz Hybrid Tembus 10.000 Unit di Indonesia

Kritikus tersebut mempertanyakan kualitas baterai BYD secara langsung di depan kamera. Tindakan itu dinilai merugikan reputasi perusahaan.

>>> Melihat Faktor Sistem Transportasi Menyeluruh pada Kecelakaan Lalu Lintas

BYD sendiri merupakan produsen mobil listrik asal China yang terus berkembang. Perusahaan gencar melakukan langkah hukum untuk melindungi citra mereknya.

>>> BYD Resmi Luncurkan M6 DM Teknologi PHEV di Indonesia Sore Ini