BPLJSKB Bekasi Kejar Pengakuan Global Lewat Harmonisasi ASEAN MRA

Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) di Bekasi, Jawa Barat, terus memperkuat kerja sama internasional.
Langkah ini dilakukan untuk mengejar pengakuan global terhadap hasil pengujian kendaraan bermotor.
>>> Kenaikan Harga BBM Dorong Permintaan Mobil Hybrid di Indonesia
Fasilitas milik pemerintah ini merupakan tempat pengujian terlengkap di Asia Tenggara. Perannya sangat krusial bagi perkembangan industri otomotif nasional.
Proses pengujian di BPLJSKB telah menerapkan standar United Nations Economic Commission for Europe (UNECE). Standar internasional itu berlaku untuk kendaraan konvensional maupun elektrifikasi.
Kepala BPLJSKB Iman Sukandar menjelaskan target pengakuan internasional. "Tujuannya agar hasil uji dapat diakui secara global melalui skema ASEAN Mutual Recognition Agreement (ASEAN MRA)," ujarnya.
Saat ini BPLJSKB juga menjalin kerja sama dengan berbagai technical service luar negeri.
Kerja sama ini memungkinkan hasil pengujian di BPLJSKB digunakan untuk homologasi di seluruh dunia, khususnya negara-negara Eropa.
Hasil pengujian berstandar UNECE di BPLJSKB akan diakui secara luas di negara-negara Asia Tenggara setelah ratifikasi ASEAN MRA.
Pihak balai juga mempersiapkan rencana pengembangan fasilitas ke depan.
"Tentunya, baik dari segi regulasi maupun kesiapan fasilitas pengujian juga harus dapat mengikuti perkembangan tersebut," kata Iman.
>>> Membuat Pelat Nomor Cantik Empat Angka, Siapkan Biaya Mulai Rp 5 Juta
Beberapa fasilitas mungkin dikembangkan dengan melihat perkembangan teknologi kendaraan serta regulasi atau standar internasional.
Dalam konteks kebijakan publik, perkembangan ini perlu dibaca bersama dampaknya terhadap masyarakat dan lembaga terkait. Setiap keputusan politik biasanya memiliki konsekuensi lanjutan yang terlihat setelah proses berjalan.
Respons dari pihak-pihak terkait akan menjadi bagian penting untuk melihat arah berikutnya. Perbedaan pandangan dapat muncul, tetapi substansi kebijakan tetap perlu dinilai berdasarkan manfaat dan pelaksanaannya di lapangan.
Update Terbaru
Grand Final Indonesian Idol S14 Tayang Malam Ini, Niki Becker dan Celyna Grace Perebutkan Gelar Juara
Senin / 18-05-2026, 19:36 WIB
Kendaraan Niaga Bekas Kuasai 23 Persen Pasar Lelang Kuartal I 2026
Senin / 18-05-2026, 19:34 WIB
Maia Estianty Pamer Gendong Cucu: Seperti Jatuh Cinta Lagi
Senin / 18-05-2026, 19:29 WIB
Mengapa Gubernur BI Perry Warjiyo Didesak Mundur? Primus Yustisio Soroti Rupiah dan IHSG Terpuruk
Senin / 18-05-2026, 19:28 WIB
Update Kondisi Terbaru Ansy Jan De Vries Model dan Muse yang Kritis Usai Jadi Korban Begal di Kebon Jeruk
Senin / 18-05-2026, 19:25 WIB
1 Jam War Tiket Artist Presale, Konser Day 2 The Weeknd Nyaris Ludes
Senin / 18-05-2026, 19:24 WIB
SHOW Perkenalkan Ekosistem Hiburan Berbasis AI dan Blockchain di Indonesia
Senin / 18-05-2026, 19:19 WIB
Suzuki Pelajari Potensi Peluncuran Burgman 150 di Indonesia
Senin / 18-05-2026, 19:14 WIB
Drama Korea 'We Are All Trying Here' Raup Popularitas Lewat Word of Mouth
Senin / 18-05-2026, 19:09 WIB
Rupiah Melemah, Daya Beli Pasar Mobil Bekas Tertekan
Senin / 18-05-2026, 19:04 WIB
Xiaomi Peringatkan Harga HP Flagship China Berpotensi Melonjak Drastis
Senin / 18-05-2026, 18:59 WIB
Lebih dari 70 Ribu Orang Antre War Tiket The Weeknd Artist Presale
Senin / 18-05-2026, 18:54 WIB
Enam Pebalap Kena Sanksi Tekanan Ban di MotoGP Catalunya 2026
Senin / 18-05-2026, 18:49 WIB
Xiaomi 17 dengan Kamera Leica dan HyperAI Bantu Patricia Gouw Bikin Konten Fashion Ala Editorial
Senin / 18-05-2026, 18:44 WIB






