Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menjajaki komunikasi dengan 16 pemain diaspora di Stadion Madya GBK, Jakarta, pada Jumat (22/5/2026).

Langkah ini diambil untuk mengevaluasi kualitas dan ketersediaan mereka memperkuat skuad Merah Putih.

>>> Bernardo Tavares Kritik Jadwal Piala Presiden 2026 Terlalu Padat

Proses pemantauan dilakukan secara intensif sejak kedatangan pelatih asal Inggris tersebut ke Indonesia. Tim pelatih terus menyaring nama-nama potensial yang berkarier di luar negeri.

"Ya, maksud saya, kami sedang mempertimbangkan sejumlah pemain diaspora. Sejak saya datang, kami mengevaluasi lebih dari 16 pemain.

Saya telah berbicara dengan lebih dari 16 pemain diaspora sejak berada di sini," ujar Herdman.

Komunikasi dengan para pemain keturunan akan terus berjalan demi mendapatkan komposisi tim terbaik. "Dan itu adalah proses yang berkelanjutan.

Kami menemukan mereka, kami berbicara dengan mereka, kami membicarakan masa depan," sambungnya.

>>> Trabzonspor Ungguli Konyaspor 1-0 di Babak Pertama Final Piala Turki

Visi Piala Dunia 2030

Salah satu fokus utama dalam dialog tersebut adalah menyamakan visi untuk menembus Piala Dunia 2030. Herdman menilai peluang mencetak sejarah bersama Indonesia sangat besar dibandingkan membela negara lain.

"Kami berbicara tentang menjadi orang yang membawa negara lolos ke Piala Dunia.

Peluang di negara ini adalah salah satu yang terbesar di dunia karena mereka dapat mewakili Italia, Belanda, atau negara lain mana pun mereka semua pernah ke Piala Dunia.

Negara ini, Anda menjadi orang pertama. Dan itulah percakapan yang kami lakukan dengan setiap pemain," jelas Herdman.

Meskipun demikian, Herdman memilih untuk menutup rapat informasi mengenai nama-nama pemain yang sedang didekati. "Saya tidak akan memberi tahu Anda soal nama-nama," ujarnya.

>>> Aldila Sutjiadi Tembus Final Maroko Open 2026

Kendati gencar berburu pemain keturunan, Herdman menegaskan bahwa talenta domestik tidak akan tersisih. "Namun, kami tidak akan mengabaikan pemain lokal," tegasnya.