Bulan Muharram menjadi penanda dimulainya tahun baru Hijriah sekaligus termasuk dalam empat bulan yang dimuliakan dalam Islam. Pada Jumat, 26 Juni 2026, tema keutamaan Muharram dan amalan yang dianjurkan menjadi salah satu materi khutbah yang relevan disampaikan kepada jamaah.

Dalam ajaran Islam, Muharram masuk kategori asyhurul hurum bersama Rajab, Zulkaidah, dan Zulhijah. Pada bulan-bulan tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah serta menjaga diri dari berbagai bentuk kemaksiatan.

in1

Khatib dapat mengingatkan jamaah mengenai firman Allah SWT dalam Surah At-Taubah ayat 36 yang menjelaskan adanya empat bulan haram yang memiliki kedudukan istimewa di sisi-Nya.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 26 - 28 Juni 2026

Muharram Termasuk Bulan yang Dimuliakan

Keutamaan Muharram telah dikenal sejak masa Rasulullah SAW. Karena termasuk bulan haram, umat Islam diajak menjaga kehormatan bulan ini dengan meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal saleh.

Para ulama menjelaskan bahwa pahala kebaikan pada bulan-bulan mulia memiliki nilai yang besar. Sebaliknya, perbuatan maksiat juga harus lebih diwaspadai karena dilakukan pada waktu yang memiliki kemuliaan khusus.

Muharram menjadi momentum yang tepat untuk melakukan evaluasi diri, memperbaiki ibadah, serta memulai tahun Hijriah dengan niat yang lebih baik.

Puasa Menjadi Amalan Utama di Bulan Muharram

Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan selama Muharram adalah puasa sunah. Rasulullah SAW menyebut puasa pada bulan Muharram sebagai puasa terbaik setelah Ramadan.

Hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah RA menjelaskan bahwa puasa paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram. Dalam hadis yang sama disebutkan bahwa salat malam merupakan salat sunah terbaik setelah salat wajib.