Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) melanjutkan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2 tahun 2026. Bantuan ini diberikan untuk periode April hingga Juni 2026.

Penyaluran dilakukan secara bertahap sehingga waktu pencairan di setiap daerah bisa berbeda. Perbedaan jadwal dipengaruhi oleh proses verifikasi dan validasi data penerima di masing-masing wilayah.

in1

>>> Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa, Kaget Lihat Medsos

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) disarankan rutin memantau status bantuan melalui layanan resmi Kemensos.

Penerima juga perlu memeriksa rekening penyalur secara berkala dan berkoordinasi dengan pendamping sosial jika ada kendala.

Cara Cek Status Pencairan PKH Tahap 2 Secara Online

Masyarakat dapat mengecek status pencairan secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera di KTP. Pengecekan bisa dilakukan melalui website atau aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos.

Untuk pengecekan melalui website, kunjungi situs resmi Cek Bansos Kemensos. Masukkan NIK, isi kode captcha, lalu klik tombol Cari Data.

Jika data ditemukan, sistem akan menampilkan informasi penerima bantuan, jenis bansos yang diterima, serta status pencairan. Metode ini mudah diakses melalui ponsel atau komputer yang terhubung internet.

Selain website, masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store atau App Store.

>>> IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

Buka aplikasi, pilih menu Cek Bansos, masukkan NIK, dan tekan tombol pencarian.

Aplikasi ini menampilkan informasi kategori desil, jenis bantuan, dan perkembangan status penyaluran bansos.

Besaran Bantuan PKH Tahap 2 Tahun 2026

Nominal bantuan PKH diberikan sesuai kategori anggota keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Berikut rinciannya:

Ibu hamil mendapat Rp750.000 per tahap. Anak usia dini (0–6 tahun) juga Rp750.000.

Siswa SD/sederajat Rp225.000, siswa SMP/sederajat Rp375.000, dan siswa SMA/sederajat Rp500.000.

Lansia 60 tahun ke atas mendapat Rp600.000, begitu pula penyandang disabilitas berat. Jumlah bantuan setiap keluarga bisa berbeda tergantung jumlah anggota yang masuk kategori penerima manfaat.

>>> Link Nonton Film Balas Budi (2026) Angkat Isu Love Scamming, Simak Sinopsis dan Pemeran

Dengan layanan online, informasi bantuan dapat diperoleh lebih cepat, mudah, dan akurat. Pastikan data kepesertaan tetap aktif agar proses pencairan berjalan lancar.