Sembelit merupakan masalah pencernaan yang umum terjadi. Namun, jika sering dialami, bisa jadi ada kondisi yang lebih serius di baliknya.

Banyak orang mengira penyebab utama sembelit adalah kekurangan serat. Padahal, ada beberapa faktor lain yang juga bisa memicu gangguan buang air besar ini.

in1

>>> Ini Penyebab Venezuela Diguncang Gempa Magnitudo 7 Dua Kali Sekaligus

Penyebab Sembelit yang Perlu Diwaspadai

Berikut enam penyebab sembelit selain kurang serat yang perlu Anda ketahui.

1. Kurang olahraga.

Otot dinding perut dan diafragma berperan penting dalam proses buang air besar. Jika otot-otot ini lemah karena jarang bergerak, proses tersebut bisa terganggu.

2. Minum laksatif berlebihan.

Meski laksatif bisa mengatasi sembelit secara instan, penggunaan yang berlebihan justru memperburuk kondisi, terutama pada penderita anoreksia nervosa atau bulimia.

3. Sindrom iritasi usus (IBS).

Penderita IBS sering mengalami pergerakan usus lambat, mengejan, dan perut tidak nyaman. Meski sembelit bukan gejala utama, kondisi ini tetap bisa memicunya.

>>> Pelatih Korea Selatan Akui Tanggung Jawab Usai Kalah dari Afrika Selatan

4. Hipotiroidisme.

Kelenjar tiroid yang kurang aktif memperlambat metabolisme, termasuk proses pencernaan. Akibatnya, sembelit bisa terjadi.

Gejala lain hipotiroidisme meliputi kelelahan, mudah kedinginan, kulit kering, berat badan naik, rambut menipis, dan gangguan memori.

5. Diabetes.

Kadar gula darah tinggi dapat merusak saraf yang mengontrol saluran pencernaan, sehingga memicu sembelit. Waspadai gejala seperti haus terus-menerus, sering buang air kecil, dan penglihatan kabur.

6. Kecemasan.

Stres dan kecemasan mengaktifkan sistem saraf simpatik yang menghentikan proses pencernaan. Gangguan kecemasan umum bisa memperburuk sembelit.

>>> Bishop Briggs, Penyanyi Hits 'River', Kini di Usia 30-an

Gejala kecemasan meliputi kekhawatiran berlebihan, gelisah, susah tidur, dan sulit konsentrasi.