Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahun 2026.

Total nominal yang diterima masyarakat bisa mencapai Rp2,1 juta per keluarga.

in1

>>> Cek Bansos PKH dan BPNT 2026, Begini Cara Mengetahui Status Penerima Bantuan

Bantuan ini ditujukan untuk keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pencairan dilakukan secara bertahap melalui bank penyalur atau kantor pos.

Cara Cek Status Penerima Bansos

Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara online melalui situs resmi Kementerian Sosial. Kunjungi laman cekbansos.

kemensos. go.

id.

Masukkan data wilayah seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan. Kemudian isi nama lengkap sesuai KTP dan kode captcha yang muncul.

Setelah itu, klik tombol 'Cari Data'. Sistem akan menampilkan status penerima, jenis bantuan, dan periode pencairan.

>>> 4 Strategi SoftBank untuk Akselerasi Inovasi AI pada 2026

Selain melalui website, pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store. Aplikasi ini memudahkan akses langsung dari ponsel.

Bagi yang tidak memiliki akses internet, bisa menghubungi pendamping sosial atau perangkat desa setempat. Mereka akan membantu mengecek data penerima bansos.

Nominal Bansos PKH dan BPNT 2026

Bansos PKH diberikan kepada keluarga miskin dengan komponen ibu hamil, anak balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.

Nominal bervariasi mulai dari Rp225.000 hingga Rp750.000 per tahap.

Sementara BPNT sebesar Rp200.000 per bulan yang disalurkan setiap dua bulan sekali. Total gabungan PKH dan BPNT bisa mencapai Rp2,1 juta per keluarga per tahun.

>>> Cara Cek Bansos Lansia dan Disabilitas Online Lewat HP

Pencairan dilakukan secara non-tunai melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau diambil di kantor pos. Pastikan data penerima sudah valid agar bantuan cair tepat waktu.