Kapten timnas Iran, Mehdi Taremi, bersama asisten pelatih Saeid Alhouei, kembali ditahan oleh otoritas bandara di Tijuana, Meksiko, saat hendak terbang ke Amerika Serikat.

Insiden ini terjadi ketika rombongan timnas Iran bersiap menuju Seattle untuk menghadapi Mesir pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026.

in1

>>> Hyundai Ioniq 5 Bekas Kini Lebih Murah Rp150 Jutaan dari BYD Atto 3 Baru

Penahanan tersebut menyebabkan keterlambatan keberangkatan seluruh delegasi Iran.

Federasi Iran Kecam Pelecehan Berulang

Federasi Sepak Bola Iran dalam pernyataan resmi menyalahkan otoritas Amerika Serikat sebagai tuan rumah turnamen.

Mereka menyebut kejadian ini sebagai bentuk pelecehan yang berulang terhadap tim nasional.

"Otoritas bandara Amerika Serikat sekali lagi menyebabkan keterlambatan bagi tim nasional Iran dalam perjalanan ke Seattle," demikian bunyi pernyataan federasi.

>>> Cek Pencairan Bansos PKH 2026 Secara Online, Begini Caranya

Federasi juga menegaskan bahwa seluruh skuad terpaksa menunggu hingga Taremi dan Alhouei menyelesaikan proses pemeriksaan.

Ini bukan kali pertama Iran mengalami situasi serupa di turnamen ini.

Sebelumnya, usai laga melawan Selandia Baru, Taremi dan Alhouei juga sempat tertahan di Bandara Los Angeles saat kembali ke Tijuana.

>>> Cek Bansos Balita via HP: Cara Mudah Cek Status PKH

Media Iran kala itu menyebut keduanya mengalami penundaan tidak wajar dalam pemeriksaan paspor dan visa.