Pemerintah melalui Kementerian Sosial kembali menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahun 2026. Tahap 2 penyaluran berlangsung pada April hingga Juni 2026 secara bertahap di seluruh daerah.

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) disarankan rutin mengecek status pencairan bansos PKH. Pengecekan dapat dilakukan secara online menggunakan NIK KTP tanpa harus datang ke kantor pelayanan sosial.

in1

>>> Cek Bansos Balita via HP: Cara Mudah Cek Status PKH

Cara Cek Pencairan Bansos PKH 2026

Pengecekan bisa dilakukan melalui dua cara: situs resmi Cek Bansos Kemensos dan aplikasi Cek Bansos. Keduanya memberikan informasi status penerima, jenis bantuan, dan jadwal pencairan.

Melalui situs resmi, langkah pertama adalah membuka laman Cek Bansos Kemensos. Masukkan NIK sesuai KTP, isi kode captcha, lalu klik tombol Cari Data.

Sistem akan menampilkan hasil jika data terdaftar. Informasi yang muncul meliputi status penerima, jenis bantuan, dan informasi pencairan yang sedang berjalan.

Selain website, pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store dan App Store.

>>> 5 Langkah Mudah Dapatkan Saldo Dana Gratis di Aplikasi Tahun 2026

Buka aplikasi, pilih menu Cek Bansos, masukkan NIK KTP, lalu tekan tombol pencarian.

Aplikasi ini juga menampilkan informasi tambahan seperti kategori desil, jenis bantuan, dan status penyaluran terbaru. Proses pencairan di setiap daerah bisa berbeda karena dipengaruhi verifikasi dan validasi data.

Besaran Bantuan PKH 2026

Bantuan PKH diberikan berdasarkan kategori penerima dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Berikut rincian besaran bantuan per tahap:

Ibu hamil mendapat Rp750.000, anak usia dini (0–6 tahun) Rp750.000, siswa SD/sederajat Rp225.000, siswa SMP/sederajat Rp375.000, siswa SMA/sederajat Rp500.000, lansia 60 tahun ke atas Rp600.000, dan penyandang disabilitas berat Rp600.000.

>>> Cara Mencairkan 2 Bonus Tambahan Bansos Tahap 3 yang Cair Akhir Juni 2026

Nominal bantuan dapat berbeda tergantung jumlah anggota keluarga yang masuk dalam kategori penerima manfaat. Pengecekan rutin penting agar penerima tidak ketinggalan informasi pencairan bantuan sosial.