Kapal Gamsunoro milik PT Pertamina International Shipping (PIS) akhirnya berhasil melintasi Selat Hormuz dengan selamat pada Rabu (24/6/2026) pukul 20.00 WIB.

Kapal tersebut sempat tertahan di kawasan itu sejak awal Maret 2026.

in1

>>> IHSG Rebound 1,96% ke 5.999,18, Saham Bank Jumbo Jadi Motor Penggerak

Pjs.

Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menyatakan keputusan untuk melanjutkan pelayaran diambil setelah perusahaan melakukan penilaian risiko ketat selama satu bulan terakhir.

Proses itu juga melibatkan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Tehran, Iran, atas dukungannya selama ini,” ujar Vega di Jakarta, Kamis (25/6/2026), seperti dikutip dari ANTARA.

PIS mencatat puluhan persyaratan yang harus dipenuhi sebelum kapal diizinkan bergerak. Persyaratan itu mencakup aspek asuransi, kesiapan teknis dan operasional, keamanan pelayaran, hingga kesiapan awak kapal.

>>> Cara Mengenali Tanda Pasar Akan Bergerak Besar

Kapal Gamsunoro mulai bertolak dari kawasan Teluk Arab pada Rabu pukul 01.06 waktu Dubai atau sekitar pukul 04.06 WIB.

Dengan kecepatan rata-rata 7,5 knot, kapal mencapai mulut Selat Hormuz sekitar pukul 13.00 waktu setempat atau 16.00 WIB.

Empat jam kemudian, kapal dinyatakan berhasil melintasi selat tersebut dan mencapai titik aman.

Selama perjalanan, operasional kapal dipantau 24 jam penuh melalui koordinasi antara awak kapal dan tim darat yang bersiaga di pusat krisis PIS.

Armada Lain Masih Bersiap

Sementara itu, armada PIS lainnya yang berada di kawasan Teluk Arab, yakni VLCC Pertamina Pride, masih dalam tahap persiapan untuk berlayar.

>>> Krisis Pekerja: Jepang Rekrut WNA Jadi Sopir Bus, Termasuk dari RI

Perusahaan terus mengevaluasi kondisi keamanan, kepadatan lalu lintas pelayaran, serta berbagai risiko lainnya dengan mempertimbangkan rekomendasi dari otoritas dan lembaga internasional.