Bahlil Ungkap Importir Marah Impor Bensin RI Turun Jadi 20 Juta Kl
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa sejumlah importir merasa gerah karena impor bensin Indonesia kini hanya sekitar 20 juta kiloliter (kl) per tahun.
Penurunan impor itu terjadi setelah pemerintah terus menekan ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) impor.
>>> Jadwal Siaran Langsung Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026
Bahlil menyebut para importir marah kepadanya karena target ke depan adalah tidak boleh lagi impor bensin.
"Jadi sekarang tinggal kita impor bensin tinggal 20 juta kiloliter. Ini memang para importir marah ke gue nih.
Karena pikiran saya ke depan adalah enggak boleh kita impor," kata Bahlil dalam Seminar Nasional Kajian Tengah Tahun Indef 2026 di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (25/6).
Bahlil menjelaskan konsumsi bensin nasional saat ini mencapai sekitar 40 juta kl per tahun. Dari jumlah tersebut, produksi dalam negeri kini sudah mampu memenuhi sekitar 20 juta kl.
Peningkatan produksi terjadi setelah kilang di Kalimantan Timur mulai beroperasi. Sebelumnya, kapasitas produksi bensin dalam negeri hanya sekitar 14,25 juta kl per tahun.
Kehadiran kilang baru menambah kapasitas sekitar 5,5 juta kl.
Selain bensin, Bahlil menyebut Indonesia telah menghentikan impor solar setelah produksi biodiesel terus ditingkatkan melalui program mandatori pencampuran biodiesel.
Kebutuhan solar nasional sekitar 39 juta kl per tahun kini dapat dipenuhi melalui kombinasi produksi dalam negeri dan bauran biodiesel hingga B50.
Ke depan, pemerintah ingin menerapkan strategi serupa untuk bensin melalui pemanfaatan bioetanol.
Bahlil mengatakan pemerintah mendorong penggunaan campuran etanol seperti E10 hingga E20 untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bensin.
Update Terbaru
Profil Ginka Febriyanti Ginting yang Masuk Jajaran Komisaris Pertamina Retail: Umur, Agama, IG dan Riwayat Organisasinya
Kamis / 25-06-2026, 18:45 WIB
Kantongi Pendanaan US$11,3 Juta, Floq Perluas Bisnis ke Stablecoin hingga Tokenisasi
Kamis / 25-06-2026, 18:45 WIB
DPR Apresiasi Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Jaga Daya Beli Masyarakat
Kamis / 25-06-2026, 18:45 WIB
Brantas Abipraya Kebut PSN Bendungan Bulango Ulu, Progres Tembus 94,99%
Kamis / 25-06-2026, 18:45 WIB
Lexus Hentikan EV Sedan LF-ZC, Setujui Penerusnya di Hari yang Sama
Kamis / 25-06-2026, 18:40 WIB
Trump Cekcok dengan Anggota Partai Sendiri saat Rapat di Kongres AS
Kamis / 25-06-2026, 18:40 WIB
Kaesang Dampingi Jokowi Blusukan ke Lampung Selama Tiga Hari
Kamis / 25-06-2026, 18:36 WIB
Bahlil Pastikan Impor Minyak Rusia Berproses, Dilakukan Lemigas
Kamis / 25-06-2026, 18:35 WIB
Sinopsis Ghostbusters: Afterlife, Tayang di Bioskop Trans TV 25 Juni 2026
Kamis / 25-06-2026, 18:35 WIB
363 Laga Tersaji di Hari Pertama Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden
Kamis / 25-06-2026, 18:35 WIB
Best Buy Jadi Satu-satunya Retailer Nasional AS untuk TV Micro RGB Samsung
Kamis / 25-06-2026, 18:35 WIB
Pembaruan Keamanan Juni 2026 untuk Galaxy S23 Mulai Digulirkan
Kamis / 25-06-2026, 18:35 WIB
Ilmuwan Ungkap Monster Laut Raksasa 19 Meter yang Pernah Kuasai Lautan Purba
Kamis / 25-06-2026, 18:35 WIB
Dell Luncurkan PowerEdge XE8812 dengan NVIDIA Vera Rubin NVL4, Dukung 144 GPU per Rak
Kamis / 25-06-2026, 18:30 WIB






