Pasar mobil listrik bekas di Indonesia tengah diramaikan oleh Hyundai Ioniq 5 yang harganya turun signifikan.

Unit bekas mobil listrik premium ini kini bisa didapatkan dengan kisaran harga Rp260 juta hingga Rp300 juta.

in1

>>> Cek Pencairan Bansos PKH 2026 Secara Online, Begini Caranya

Penurunan harga tersebut dipicu oleh kebijakan pemerintah dan persaingan ketat dari produsen mobil listrik asal Tiongkok.

Alhasil, selisih harga dengan mobil listrik baru seperti BYD Atto 3 mencapai lebih dari Rp150 juta.

Perbandingan Harga dan Segmen

Secara segmentasi dan dimensi, Hyundai Ioniq 5 kerap dibandingkan dengan BYD Atto 3.

Harga baru BYD Atto 3 saat ini dimulai dari Rp415 juta, sementara Ioniq 5 baru masih di kisaran Rp800 jutaan.

Dengan memilih Ioniq 5 bekas, konsumen bisa menghemat hingga Rp150 juta dibandingkan membeli BYD Atto 3 baru.

Hal ini menjadi pertimbangan menarik bagi pembeli yang menginginkan mobil listrik premium dengan harga lebih terjangkau.

>>> Cek Bansos Balita via HP: Cara Mudah Cek Status PKH

Performa dan Jarak Tempuh

Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range memiliki tenaga 217 PS dan torsi 350 Nm. Sementara BYD Atto 3 Advanced-Plus menghasilkan 204 PS dan torsi 310 Nm.

Dari segi jarak tempuh, Ioniq 5 Long Range mampu menempuh 451-481 km berdasarkan standar WLTP.

BYD Atto 3 mengklaim jarak tempuh 410 km dengan standar NEDC yang cenderung lebih optimistis.

Catatan Pengguna

Reviewer otomotif Ridwan Hanif mengaku telah menggunakan Ioniq 5 selama tiga tahun. Menurutnya, meski harga jual kembali turun karena banyak pesaing baru, kualitas mobil tetap terjaga.

Ia menambahkan bahwa baterai masih awet dan tidak ada penurunan performa signifikan setelah menempuh 64.000 km.

>>> 5 Langkah Mudah Dapatkan Saldo Dana Gratis di Aplikasi Tahun 2026

"Kalau Ioniq 5 usianya masih tiga tahun, gue rasa ini masih layak banget buat dibeli," ujarnya.