Kesadaran akan pentingnya serat semakin meningkat, namun banyak orang masih kesulitan memenuhi kebutuhan harian. Tren fibremaxxing yang mendorong konsumsi serat dalam jumlah besar sekaligus justru berisiko mengganggu pencernaan.

Sebagai alternatif, para ahli gizi memperkenalkan metode fibrelayering. Teknik ini mengedepankan konsumsi serat secara bertahap dan konsisten sepanjang hari.

>>> Saham Perbankan Besar Menguat di Tengah Aksi Jual Asing

Ahli nutrisi Sasha Watkins menjelaskan bahwa fibrelayering mendistribusikan serat secara merata mulai dari sarapan hingga camilan. Pendekatan perlahan ini bertujuan mendukung keanekaragaman mikrobioma usus.

Empat Kategori Serat dalam Fibrelayering

Pakar diet Dr. Emily Leeming mengungkapkan bahwa setiap jenis serat memiliki fungsi spesifik.

Serat larut membantu memperlambat pelepasan gula, serat tidak larut melancarkan buang air besar, serat prebiotik memberi nutrisi bakteri baik, dan pati resisten menjaga kesehatan lapisan usus.

Ahli diet Dalia Weinreb menyarankan metode 'pick and mix' dengan mengombinasikan keempat kategori tersebut setiap hari.

Sumber serat larut meliputi oat, chia seed, dan apel, sedangkan serat tidak larut terdapat pada biji-bijian utuh dan sayuran hijau.

>>> 7 Tanda Red Flag Hubungan yang Perlu Diwaspadai Sebelum Menikah

Serat prebiotik bisa diperoleh dari bawang bombai, bawang putih, dan pisang yang belum terlalu matang. Pati resisten ditemukan pada kentang atau nasi yang didinginkan serta kacang-kacangan.

Penerapan fibrelayering dapat dimulai dengan perubahan kecil, misalnya menu sarapan oat, kacang-kacangan saat makan siang, dan sayuran bervariasi pada malam hari.

Jika rutin dilakukan, metode ini memberikan manfaat seperti pencernaan lancar, pengurangan kembung, stabilitas gula darah, dan perbaikan kolesterol.

Weinreb menekankan tiga prinsip utama: utamakan variasi dibanding volume, hargai proses, dan pilih makanan utuh daripada suplemen.

>>> Jakarta Bhayangkara Presisi Kalahkan Zhayk VC di Laga Perdana AVC 2026

Para ahli mengingatkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika keluhan pencernaan berlanjut.