Sejumlah fasilitas energi strategis Rusia di wilayah selatan dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah dihantam serangan drone militer Ukraina pada Sabtu (13/6).

Operasi udara tersebut menyasar terminal minyak dan gas, serta infrastruktur pengolahan dan distribusi energi di beberapa kawasan regional.

>>> Tiga Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Raih Hasil Positif di Laga Perdana

Ledakan dari pesawat tanpa awak itu memicu kebakaran besar di terminal laut yang terletak di pelabuhan Temryuk, kawasan Krasnodar.

Insiden di area penyimpanan dan depot transportasi kargo ini mengakibatkan satu orang warga dilaporkan meninggal dunia.

Kerusakan di Krasnodar dan Volgograd

Gubernur Krasnodar Veniamin Kondratiev mengonfirmasi bahwa hantaman drone merusak lima tangki bahan bakar serta dua fasilitas bongkar muat minyak di terminal Tamanneftegaz.

Serangan terpisah juga dilaporkan terjadi di kawasan industri distrik Kotovo yang terletak di wilayah Volgograd.

>>> Belanda Bidik Start Positif saat Hadapi Jepang di Laga Perdana Grup F Piala Dunia 2026

Gubernur Volgograd Andrei Bocharov menyatakan bahwa otoritas setempat masih melakukan penilaian menyeluruh terhadap dampak kerusakan di kawasan industri tersebut.

Menurut Staf Umum militer Ukraina, target di Kotovo merupakan fasilitas pengolahan dan pemompaan minyak yang krusial bagi jaringan pipa ekspor Rusia.

Aksi ini memperpanjang rangkaian strategi militer Ukraina yang secara konsisten membidik infrastruktur energi untuk melemahkan pendanaan perang Rusia.

>>> Piala Dunia 2026 Dongkrak Tarif Hotel dan Parkir di AS, Pemesanan Sepi

Sebelumnya, salah satu kilang minyak milik perusahaan Lukoil di Volgograd juga sempat berhenti beroperasi pada akhir Mei akibat serangan serupa.