Saat cuaca panas, buah segar menjadi pilihan favorit untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan bertenaga.

Buah-buahan juga kaya nutrisi penting yang mendukung kekebalan tubuh, metabolisme, kesehatan usus, dan fungsi jantung.

>>> Rupiah Menguat ke Rp18.065 Setelah BI Naikkan Suku Bunga

Dua buah tropis yang sering menjadi andalan adalah alpukat dan mangga. Keduanya lezat, bergizi, dan mudah diolah menjadi smoothie, salad, hingga dessert.

Namun, mana yang sebenarnya lebih bergizi?

Profil Nutrisi Alpukat vs Mangga

Kedua buah ini memiliki karakteristik nutrisi yang sangat bertolak belakang.

Satu cangkir mangga matang mengandung sekitar 165 kalori, 25 gram karbohidrat, 23 gram gula, 3 gram serat, 1,4 gram protein, dan 0,6 gram lemak.

Sementara satu buah alpukat ukuran sedang menawarkan 150 kalori, 22 gram lemak, 12,8 gram karbohidrat, 10 gram serat, 0,2 gram gula, dan 3 gram protein.

Alpukat kaya akan lemak sehat tak jenuh tunggal, terutama asam oleat, yang baik untuk kesehatan jantung dan fungsi otak.

Setiap cangkir alpukat juga menyediakan sekitar 10 gram serat, sangat baik untuk pencernaan dan rasa kenyang.

Alpukat juga mengandung vitamin K, E, C, B5, B6, folat, serta antioksidan lutein dan zeaxanthin yang baik untuk kesehatan mata.

Hampir tidak mengandung gula.

>>> Kadin: Kenaikan BI Rate Bebani Sektor Padat Karya dan UMKM

Di sisi lain, mangga tinggi fruktosa, sekitar 40-45 gram per cangkir, yang memberikan energi instan.

Mangga kaya akan vitamin C, A, E, K, dan vitamin B, serta antioksidan beta-karoten dan mangiferin yang baik untuk kulit, kekebalan tubuh, dan kesehatan mata.

Mangga memiliki sifat antibakteri, antijamur, antitumor, dan berbagai manfaat lain berkat kandungan serat dan senyawa bioaktif seperti mangiferin.