Kadin: Kenaikan BI Rate Bebani Sektor Padat Karya dan UMKM
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa keputusan Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,50 persen pada Selasa (9/6/2026) akan meningkatkan beban operasional dunia usaha, terutama sektor padat karya dan UMKM.
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia Erwin Aksa menjelaskan bahwa peningkatan suku bunga ini berdampak langsung pada biaya pembiayaan.
>>> Timnas Indonesia Hadapi Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026
Menurutnya, kondisi ini sangat menekan perusahaan yang sedang melakukan ekspansi.
"Dalam kondisi permintaan global yang belum sepenuhnya pulih serta tekanan biaya produksi akibat pelemahan rupiah, kenaikan bunga berpotensi menahan laju investasi baru maupun ekspansi kapasitas produksi," kata Erwin Aksa.
Pihak asosiasi pengusaha mengkhawatirkan kenaikan biaya modal bagi korporasi yang memiliki dependensi tinggi terhadap kredit perbankan.
Lonjakan suku bunga acuan dinilai mempersempit ruang margin keuntungan di tengah ketidakpastian pasar global.
"Perusahaan dengan ketergantungan tinggi terhadap pinjaman perbankan akan menghadapi tekanan margin yang lebih besar.
Karena itu, keseimbangan antara stabilitas moneter dan pertumbuhan sektor riil menjadi sangat penting," tutur Erwin Aksa.
Tekanan ekonomi dinilai semakin berlipat bagi industri dalam negeri yang masih bergantung pada pasokan bahan baku impor.
Sektor-sektor sensitif seperti otomotif dan properti juga mengalami penurunan daya beli masyarakat.
"Sektor yang relatif paling rentan antara lain industri padat karya, manufaktur berorientasi domestik, properti, otomotif, konstruksi, serta UMKM yang sensitif terhadap kenaikan bunga kredit," lanjut Erwin Aksa.
>>> Telkom Ubah Jajaran Komisaris di RUPST 2025, Angkat Edwin Hidayat dan Anthony Leong
Meskipun demikian, Kadin menyatakan dapat memahami kebijakan moneter ketat tersebut demi memitigasi gejolak geopolitik, terutama konflik di Timur Tengah.
Update Terbaru
BEI Perkuat Transaksi Pasar Modal Lewat Liquidity Provider Saham
Selasa / 09-06-2026, 16:35 WIB
IHSG Melonjak 7,57% ke 5.746 Usai BI Naikkan Suku Bunga
Selasa / 09-06-2026, 16:35 WIB
Jemaah Haji Banyuwangi Meninggal Akibat Serangan Jantung di Mekkah
Selasa / 09-06-2026, 16:34 WIB
Panduan Merawat Baterai Motor Listrik agar Performa dan Efisiensi Terjaga
Selasa / 09-06-2026, 16:32 WIB
Pelemahan Rupiah Jadi Peringatan bagi Sektor Properti Perumahan
Selasa / 09-06-2026, 16:32 WIB
Veda Ega Pratama Rindu Soto dan Bakso Selama Balapan di Eropa
Selasa / 09-06-2026, 16:32 WIB
Kemenkes Hitung Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Harga Obat
Selasa / 09-06-2026, 16:32 WIB
Bank Indonesia Naikkan BI-Rate Jadi 5,50 Persen, Perkuat Rupiah
Selasa / 09-06-2026, 16:29 WIB
Oppo dan Vivo Dikabarkan Kembangkan Kamera Vlog 200MP
Selasa / 09-06-2026, 16:29 WIB
AS Masukkan Alibaba hingga BYD ke Daftar Perusahaan Pendukung Militer China
Selasa / 09-06-2026, 16:28 WIB
121 Nama Bayi Perempuan Bahasa Italia yang Indah dan Maknanya
Selasa / 09-06-2026, 16:28 WIB
IHSG Melonjak 7,57 Persen ke Level 5.746, Tiga Katalis Pendorong
Selasa / 09-06-2026, 16:28 WIB
Jadwal KRL Jogja-Solo 9 Juni 2026 dan Tarif Flat Rp8.000
Selasa / 09-06-2026, 16:28 WIB
Daftar Negara Juara Piala Dunia Terbanyak Sepanjang Sejarah
Selasa / 09-06-2026, 16:24 WIB






