Sebaliknya, sebuah laporan dalam Journal of the American Heart Association menyatakan bahwa mengonsumsi dua porsi alpukat per minggu dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular.

Studi selama 30 tahun pada 110.000 peserta menemukan risiko penyakit jantung koroner 21% lebih rendah pada konsumen alpukat.

Penelitian juga membuktikan bahwa konsumsi alpukat dapat menurunkan kolesterol total dan LDL, terutama pada individu dengan hiperkolesterolemia.

Mana yang Lebih Baik?

Jawabannya tergantung kondisi tubuh dan kebutuhan Anda. Jika memiliki diabetes, penyakit jantung, atau ingin menurunkan berat badan, alpukat jauh lebih baik.

Namun jika tujuannya meningkatkan asupan vitamin, mangga lebih unggul.

Untuk kenyang, kontrol nafsu makan, dan kesehatan metabolik, pilih alpukat. Untuk vitamin, kesegaran, dan antioksidan, pilih mangga.

>>> Timnas Indonesia Hadapi Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026

Untuk kesehatan secara keseluruhan, keduanya saling melengkapi dan tidak perlu memilih salah satu.