Memilih AC yang tepat sering membingungkan, terutama antara tipe inverter dan low watt. Keduanya dikenal sebagai solusi untuk menekan tagihan listrik, tetapi memiliki teknologi yang berbeda.

Memahami perbedaan cara kerja masing-masing akan membantu Anda menentukan mana yang paling efisien sesuai kebutuhan.

>>> Kuasa Hukum Jokowi Desak Perkara Ijazah Segera Masuk Pokok Perkara

Cara Kerja Kompresor

AC inverter menggunakan kompresor yang bekerja fleksibel sesuai suhu ruangan.

Saat suhu target tercapai, kompresor tidak mati total, melainkan menurunkan kecepatan ke level minimum untuk menjaga suhu tetap stabil.

Sementara itu, AC low watt menggunakan kompresor konvensional dengan sistem on-off. Ukuran kompresornya lebih kecil sehingga konsumsi daya awal tidak terlalu besar.

Kecepatan Mendinginkan Ruangan

Dalam hal pendinginan, AC inverter lebih unggul karena kompresornya bisa bekerja maksimal di awal hingga mencapai suhu yang diinginkan.

>>> Dedi Mulyadi Buka Versi Berbeda Kasus Satpam Victor, Bantah Isu Dipaksa Sujud oleh Oknum Polisi

AC low watt membutuhkan waktu lebih lama karena kapasitas kompresornya dibatasi.

Konsumsi Daya Listrik

AC low watt mengonsumsi daya yang konstan dan rendah sejak awal, sehingga aman untuk rumah dengan daya listrik terbatas seperti 900 VA.

Sebaliknya, AC inverter membutuhkan daya tinggi saat awal penyalaan, tetapi setelah ruangan dingin, dayanya turun drastis.

>>> Kasus Ijazah Makin Panjang, Citra Jokowi Justru Makin Diuntungkan

Untuk pemakaian singkat, AC low watt lebih hemat. Namun, untuk jangka panjang, AC inverter lebih efisien karena konsumsi dayanya yang rendah setelah suhu stabil.