Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026 kembali digelar untuk memotret kondisi pembelajaran di setiap satuan pendidikan. Pelaksanaan survei dimulai pada 20 Juli 2026 dan berakhir pada 17 Agustus 2026.

Program ini melibatkan kepala sekolah, guru, dan operator sekolah. Operator bertugas menyiapkan akses peserta melalui dashboard, sementara kepala sekolah dan guru mengisi kuesioner di laman survei.

>>> Tractor Supply Tutup 75 Toko Petsense di Seluruh AS

Perbedaan Dashboard dan Link Pengisian

Terdapat dua laman resmi dengan fungsi berbeda. Dashboard di dashboardslb.

kemendikdasmen. go.

id digunakan operator untuk mengunduh kartu login, mencetak token, dan memantau keterisian survei.

Sementara itu, laman survei di surveilingkunganbelajar. kemendikdasmen.

go. id digunakan kepala sekolah dan guru untuk login dengan token dan mengisi kuesioner.

Langkah Mengisi Sulingjar 2026

Peserta harus mendapatkan kartu login dan token dari operator sekolah.

Kemudian buka laman survei, masukkan NPSN, token, NIK, dan tanggal lahir sesuai data Dapodik atau EMIS, lalu klik Login.

>>> Faunaland Cibubur Resmi Dibuka, Harga Tiket Mulai Rp85 Ribu

Jawab seluruh pertanyaan berdasarkan kondisi nyata selama satu tahun ajaran terakhir. Pastikan semua halaman terisi dengan indikator hijau, lalu klik Selesai dan konfirmasi dengan centang 'Saya Setuju'.

Jawaban yang telah dikirim tidak dapat diubah. Periksa kembali sebelum menekan tombol konfirmasi.

Jika link tidak bisa diakses, kemungkinan karena migrasi domain dari kemdikbud. go.

id ke kemendikdasmen. go.

id. Tunggu beberapa saat lalu coba lagi.

Apabila token belum aktif atau nama peserta tidak muncul, operator perlu memperbarui data melalui Verval PTK. Pastikan semua proses selesai sebelum 17 Agustus 2026.

Sulingjar bukan penilaian kinerja individu, melainkan untuk memperoleh gambaran objektif tentang proses pembelajaran, budaya sekolah, dan lingkungan belajar.

>>> 20 Game Konsol PS1 yang Masih Layak Dimainkan Saat Ini

Hasilnya digunakan untuk Perencanaan Berbasis Data (PBD) guna meningkatkan mutu pendidikan.