Banyak orang mengira semua smartwatch sudah anti air sehingga aman dipakai saat hujan, mandi, atau berenang.

Padahal, tingkat ketahanan air setiap perangkat berbeda-beda tergantung sertifikasi, desain, dan standar pengujian pabrikan.

>>> Meutya Hafid Perintahkan Audit Regulasi Pasca Putusan MK soal Sisa Kuota

Jika Anda sering beraktivitas di luar ruangan atau gemar olahraga air, memilih smartwatch dengan ketahanan air yang tepat menjadi hal penting.

Sebelum membeli, perhatikan tiga hal berikut agar tidak salah pilih.

1. Cek Sertifikasi IP

Salah satu cara termudah mengetahui ketahanan air smartwatch adalah melihat peringkat IP (Ingress Protection) pada spesifikasinya. Kode ini menunjukkan tingkat perlindungan terhadap debu dan air.

Misalnya, IP67 berarti smartwatch tahan debu dan mampu bertahan jika tidak sengaja terendam air hingga sekitar 1 meter dalam waktu singkat.

Sertifikasi ini cukup untuk menghadapi hujan atau mencuci tangan, tetapi belum ideal untuk berenang.

Sementara itu, IP68 menawarkan perlindungan air yang lebih baik.

Namun, perlu dipahami bahwa sertifikasi IP diuji dalam kondisi air tenang, bukan saat pengguna bergerak aktif di dalam air.

Smartwatch berlabel IP68 belum tentu aman digunakan berenang jika pabrikan tidak menyatakannya secara khusus.

>>> Tecno Megabook K14S: Laptop Tipis dengan 9 Port Lengkap Lawan Dongle Fatigue

2. Perhatikan Peringkat ATM

Selain IP, perhatikan juga peringkat ATM (Atmosphere) yang menunjukkan kemampuan smartwatch menahan tekanan air. Standar ini lebih relevan untuk aktivitas seperti berenang.

Peringkat 3 ATM cocok untuk cipratan air, hujan, dan mencuci tangan, tetapi tidak direkomendasikan untuk berenang.

Peringkat 5 ATM umumnya aman digunakan berenang di kolam renang dan aktivitas air ringan.