Keychron resmi meluncurkan mouse terbaru bernama G6 HE UltraLight di Jepang. Perangkat ini mengusung desain ergonomis simetris dengan ukuran 123,7 x 63 x 41 mm.

Di dalamnya, mouse ini ditenagai pengontrol Nordic nRF54LM20A yang dipadukan dengan sensor optik PixArt PAW3955. Fitur utamanya adalah sepasang sakelar MagOptic pada tombol kiri dan kanan.

>>> 11 Rekomendasi Drama Korea Terbaru 2026 dengan Rating Tertinggi

Sakelar MagOptic memungkinkan pengguna beralih antara mode optik dan magnetik. Teknologi ini menggunakan sensor elektromagnetik untuk menyesuaikan respons input, namun tetap memberikan klik fisik yang tajam.

Keychron mengklaim sakelar ini tahan hingga 100 juta klik, setara dengan mouse kelas atas lainnya seperti M7 wireless.

Daya tahan tersebut menjadikannya pilihan yang andal untuk penggunaan jangka panjang.

Dua Varian Baterai dan Bobot

Keychron menawarkan dua pilihan baterai untuk G6 HE. Varian pertama memiliki baterai tetap internal dengan bobot 42 gram.

Varian kedua menggunakan baterai yang dapat diganti dan berbobot 46 gram. Pengguna juga bisa menambahkan pemberat ekstra hingga total 52 gram atau 62 gram sesuai preferensi.

Kedua varian menggunakan sel baterai 350mAh.

>>> Ryan Gosling Resmi Jadi Ghost Rider di MCU, Film 2028 Disutradarai Shawn Levy

Keychron menyebut mouse ini mampu bertahan hingga 340 jam melalui koneksi Bluetooth, atau sekitar 35 jam pada 2,4GHz dengan polling rate 8kHz.

Bagian luar mouse terbuat dari plastik ABS dan PC dengan lapisan nano yang dirancang anti-slip dan tahan aus.

Pilihan warna meliputi hitam, putih, atau lima varian matte semi-transparan.

Namun, varian baterai tetap hanya tersedia dalam warna hitam. Varian lainnya menawarkan lebih banyak opsi warna.

Harga dan Ketersediaan

Keychron G6 HE UltraLight dibanderol mulai 11.968 yen (sekitar $73) untuk varian baterai tetap selama kampanye crowdfunding.

Sementara varian baterai yang dapat diganti dibanderol mulai 14.344 yen (sekitar $87).

>>> Black Panther 3 Rilis 2028, Black Panther Baru Bukan T'Challa

Mouse ini bergabung dengan jajaran periferal Hall-effect dan sakelar magnetik Keychron, seperti keyboard K2 HE yang juga menggunakan sensor magnetik untuk kontrol input yang lebih presisi.