Sebanyak 24.000 tiket laga pembuka Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, habis terjual sebelum pertandingan dimulai.

Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, menyebut antusiasme penonton sangat tinggi.

>>> Pendidikan Masa Depan Butuh Lebih dari Sekadar Prestasi Akademik, Ini Alasannya

"Tiket yang terjual sebanyak 24.000 lembar sudah habis," ujarnya, Sabtu.

Laga pembuka mempertemukan DPMM FC melawan Tampines Rovers. Setelah itu, duel Persib Bandung versus Arema FC turut menyedot perhatian publik.

Keamanan dan Kebersihan Jadi Prioritas

Panitia melibatkan TNI, Polri, steward, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan untuk mengamankan jalannya pertandingan.

"Kami sangat terbantu oleh unsur keamanan sipil, steward, TNI, dan Polri, termasuk dukungan pemerintah daerah," kata Tsamara.

>>> Menjaga Cita Rasa Autentik di Tengah Tren Fusion Food

Selain keamanan, panitia juga memberi perhatian pada kebersihan stadion. Sejumlah komunitas di Bandung dilibatkan bersama personel TNI untuk menjaga area stadion tetap bersih.

Penonton didorong untuk mengumpulkan sampah agar dapat didaur ulang. "Kami ingin meninggalkan budaya yang baik bagi suporter dan penonton ke depannya," ujarnya.

Untuk memeriahkan suasana, panitia menyiapkan rangkaian hiburan sebelum pertandingan. Kegiatan ini melibatkan anak-anak sekolah sepak bola (SSB) sebagai bagian dari upaya mendekatkan turnamen dengan masyarakat.

>>> Beda Sepeda Gunung Hardtail vs Full Suspension? Ini Kelebihan dan Rekomendasinya

"Ini adalah hiburan untuk masyarakat. Kami ingin semua merasa menjadi bagian dari Piala Presiden," kata Tsamara.