OpenAI menghadirkan Mode Belajar di ChatGPT, sebuah fitur yang dirancang khusus untuk membantu remaja belajar secara mandiri.

Dalam mode ini, ChatGPT tidak langsung memberikan jawaban akhir, melainkan membimbing pengguna memahami materi secara bertahap.

>>> Trailer Perdana Reacher Season 4 Tampilkan Musim Paling Besar dan Brutal

Fitur ini muncul karena hampir sembilan dari sepuluh remaja menggunakan ChatGPT setiap minggunya. Mereka tidak hanya mengerjakan tugas, tetapi juga mencari informasi, mengembangkan ide, dan mengekspresikan kreativitas.

Dengan Mode Belajar, ChatGPT dapat memberikan pertanyaan panduan, menyesuaikan penjelasan dengan tingkat pemahaman pengguna, serta memecah topik rumit menjadi bagian yang lebih mudah dipelajari.

Pengguna juga bisa mengunggah materi pelajaran sebagai referensi.

ChatGPT kemudian mengolah materi tersebut menjadi latihan soal, kuis, atau simulasi ujian. Tujuannya membantu pengguna mengetahui bagian mana yang masih perlu dipelajari lebih dalam.

OpenAI ingin ChatGPT tetap menjadi alat bantu belajar, bukan sekadar mesin pencari jawaban instan. Pengguna didorong untuk mencoba, menilai informasi, dan berpikir secara mandiri.

Fitur Pengawasan Orang Tua dan Pengingat Istirahat

Selain Mode Belajar, OpenAI menambahkan fitur Pengawasan Orang Tua. Orang tua atau wali dapat menautkan akunnya dengan akun ChatGPT anak.

Setelah terhubung, orang tua dapat menetapkan jam tenang, mengelola akses ke Mode Suara dan pembuatan gambar, mengurangi paparan konten sensitif, serta menjadikan Mode Belajar sebagai pengaturan bawaan.

>>> David Spade Ungkap Chris Farley Kecewa Gagal Bintangi The Cable Guy

Untuk mengaktifkannya, orang tua membuka menu Pengaturan, memilih Pengawasan Orang Tua, lalu menekan Tambahkan anggota keluarga. Undangan dikirim melalui email atau nomor telepon yang terhubung dengan akun anak.