Organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat resmi mendaftarkan diri sebagai partai politik ke Kementerian Hukum. Organisasi ini menjadikan Anies Baswedan sebagai tokoh inspirator.

Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid mengatakan pendaftaran Partai Gerakan Rakyat dilakukan pada Kamis, 23 Juli 2026. Seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi.

>>> Spesifikasi Vivo X300e Bocor Lewat Listing China Telecom Jelang Peluncuran

Rencana pembentukan partai politik telah diputuskan sejak awal tahun 2026. Proses pendaftaran baru bisa dilakukan setelah organisasi melengkapi surat keterangan terdaftar di seluruh provinsi.

Gerakan Rakyat mulai bekerja sejak keputusan pembentukan partai diambil pada 18 Januari 2026. Persyaratan dinyatakan lengkap pada 22 Juli 2026, sehingga pendaftaran dilakukan sehari kemudian.

Saat pendaftaran di Kemenkum, rombongan Gerakan Rakyat mengikuti audiensi dengan Direktorat Ketatanegaraan dan Divisi Administrasi Partai Politik. Setelah dokumen diserahkan, mereka menerima tanda terima pendaftaran.

>>> Gaya Mewah 7 Personel BTS di Konser Paris: Jin Pakai Gucci, V Berbalut CELINE

Sahrin mengatakan pihaknya kini menunggu tahapan verifikasi dari Kementerian Hukum. Menjelang pendaftaran, Anies Baswedan sempat bertemu dengan jajaran Gerakan Rakyat dalam acara syukuran di Pendopo Ciganjur.

Dalam pertemuan itu, Anies memberikan doa agar proses berjalan lancar. Meski demikian, Sahrin menegaskan Anies tidak masuk dalam struktur kepengurusan Partai Gerakan Rakyat.

Hubungan antara Gerakan Rakyat dengan Anies cukup erat karena sebagian besar elemen relawan Anies terlibat dalam organisasi tersebut.

>>> ChatGPT Hadirkan Mode Belajar, Tak Lagi Kasih Jawaban Instan

Anies berperan sebagai tokoh inspirator, tanpa jabatan struktural di partai yang kini menunggu proses administrasi di Kemenkum.