Dari Konvensional ke Listrik: Ini yang Perlu Diketahui Pengguna Baru
Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia belum sepenuhnya diimbangi kesiapan pengguna. Minimnya pemahaman terhadap karakter dan fitur EV kerap memicu kesalahan persepsi, terutama saat terjadi insiden di jalan.
Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menilai pola adaptasi masyarakat Indonesia terhadap teknologi baru masih cenderung instan.
>>> Google Play Perluas Program Pilihan Tagihan, Turunkan Biaya dan Beri Insentif Baru
Banyak pengguna tidak mempelajari fitur secara menyeluruh dan mengandalkan kebiasaan lama dari kendaraan konvensional.
"EV merupakan teknologi baru setelah kita mengenal kendaraan berbasis mesin pembakaran," ujar Jusri kepada CNBC Indonesia.
Proses Homologasi dan Keamanan EV
Di Indonesia, kendaraan listrik yang beredar wajib melalui proses homologasi sebelum dipasarkan.
Proses ini mencakup pemenuhan standar kompatibilitas elektromagnetik (EMI/EMC) yang merujuk pada regulasi internasional seperti UNECE R10 dan AIS-004.
Seluruh sistem kelistrikan dan elektronik kendaraan—mulai dari PCU/VCU/ECU, Battery Management System (BMS), inverter, motor, hingga sistem komunikasi CAN—diuji untuk memastikan ketahanan terhadap gangguan elektromagnetik eksternal.
Pengujian bahkan dilakukan dengan mensimulasikan paparan dari sumber elektromagnetik kuat seperti jalur kereta listrik dan gardu induk.
Kendaraan yang lolos sertifikasi dinyatakan aman terhadap gangguan elektromagnetik dalam kondisi umum.
>>> Gemini 3.5 Flash Kini Mendukung Penggunaan Komputer Native untuk Agen AI
Kendaraan tidak akan mengalami mati mendadak hanya karena paparan medan elektromagnetik yang lazim, termasuk di perlintasan kereta api.
Dalam kasus kendaraan berhenti di lintasan rel kereta yang sempat terjadi, penyebabnya telah dibuktikan tidak berkaitan dengan sistem keamanan EV.
Jusri menekankan anggapan pengaruh medan magnet di rel kereta terhadap kendaraan listrik adalah mitos yang tidak didukung penelitian ilmiah.
"Ada anggapan medan magnet di rel kereta bisa mengganggu kendaraan. Berdasarkan berbagai penelitian, itu tidak cukup kuat untuk mengacaukan sistem kendaraan, baik mobil konvensional maupun listrik," jelasnya.
Jusri mengapresiasi tindakan pengemudi yang memilih menyelamatkan diri dibanding mempertahankan kendaraan. "Keputusan untuk keluar dari kendaraan dan menyelamatkan diri itu sudah tepat.
Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama," tegasnya.
Dia juga mengingatkan bahwa setiap kendaraan memiliki kelemahan, termasuk EV. Risiko tersebut bisa diminimalkan jika pengguna memiliki pemahaman yang memadai.
>>> iQOO Neo 12 Dikabarkan Uji Layar 2K 185Hz, Baterai 9.000mAh
"Kelemahan kendaraan itu selalu ada. Tapi bisa diminimalkan kalau pengguna memiliki awareness dan memahami karakter kendaraannya," pungkas Jusri.
Update Terbaru
Guru Belum S-1 Bisa Kuliah Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Kamis / 25-06-2026, 14:42 WIB
Kapal PIS Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz Setelah Tertahan Sejak Maret
Kamis / 25-06-2026, 14:42 WIB
Trump Kecewa Sekutu NATO Tak Bantu AS Lawan Iran
Kamis / 25-06-2026, 14:42 WIB
Tiga Peserta Program Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Saat Latihan Militer
Kamis / 25-06-2026, 14:42 WIB
Panduan Menggunakan Aplikasi Island untuk Gandakan Saldo DANA di 2026
Kamis / 25-06-2026, 14:41 WIB
Cara Verifikasi Lapangan Terbaru 2026: 5 Pertanyaan Penting bagi Penerima Bansos
Kamis / 25-06-2026, 14:41 WIB
Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan 32 Orang, 700 Luka-luka
Kamis / 25-06-2026, 14:35 WIB
PLN Ungkap Penyebab Mati Lampu di Banjarmasin, Ini Daftar Wilayahnya
Kamis / 25-06-2026, 14:35 WIB
Afrika Selatan Bungkam Korea Selatan dan Ukir Sejarah ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 25-06-2026, 14:30 WIB
6 Penyebab Sembelit Selain Kurang Serat, dari Kurang Olahraga hingga Kecemasan
Kamis / 25-06-2026, 14:30 WIB
Ini Penyebab Venezuela Diguncang Gempa Magnitudo 7 Dua Kali Sekaligus
Kamis / 25-06-2026, 14:30 WIB
Pelatih Korea Selatan Akui Tanggung Jawab Usai Kalah dari Afrika Selatan
Kamis / 25-06-2026, 14:30 WIB
Bishop Briggs, Penyanyi Hits 'River', Kini di Usia 30-an
Kamis / 25-06-2026, 14:29 WIB
TOP 35 Acara TV serta Rating Terbaik Hari ini 26 Juni 2026 ada Merangkai Kisah Indah Mulai Turun Peringkat
Kamis / 25-06-2026, 14:29 WIB






