Aismoli Usul Insentif Motor Listrik Minimal 3 Tahun Demi Kepastian Industri
Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) mengusulkan insentif kendaraan listrik dirancang multitahun, minimal tiga tahun, agar memberi kepastian bagi industri, investor, dan konsumen.
Pemerintah berencana memberikan subsidi Rp5 juta per unit untuk pembelian sepeda motor listrik baru. Aturan tersebut berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang ditargetkan terbit pada Juli 2026.
>>> Aston Villa vs Indonesia All Star di GBK 1 Agustus
Public Relations & Event Executive Aismoli Riniwaty Sinaga mengatakan kebijakan ini diharapkan dirancang secara multi-years. Hal itu penting untuk memberikan kepastian bagi konsumen, industri, dan investor.
Ia juga menekankan perlunya regulasi teknis disiapkan sejak awal agar program dapat segera berjalan setelah aturan diterbitkan.
Durasi Ideal Lima Tahun
Aismoli mengusulkan masa berlaku paling singkat tiga tahun. Riniwaty menilai durasi itu cukup karena kemungkinan masih berada dalam periode pemerintahan yang sama.
Menurut dia, rentang di bawah tiga tahun belum memadai untuk membentuk volume pasar yang membuat ekosistem tumbuh tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.
Kendati begitu, Aismoli menilai masa berlaku yang lebih panjang akan lebih baik bagi keberlanjutan industri. Asosiasi memandang lima tahun sebagai durasi ideal.
Insentif kendaraan listrik disiapkan pemerintah sebagai stimulus untuk menguatkan pertumbuhan ekonomi jangka pendek, yaitu pada triwulan ketiga dan keempat.
>>> Pembeli Patriot Bond dan Merah Putih Bond Bebas dari Tuntutan Pidana Pajak
Bantuan ini diharapkan mendorong konsumsi sekaligus menekan penggunaan bahan bakar minyak.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pemerintah menyiapkan insentif untuk 200 ribu kendaraan listrik, terdiri atas 100 ribu mobil dan 100 ribu sepeda motor, dengan peluang ditambah bila kuota habis.
Untuk mobil listrik, insentif berupa diskon pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) 40 persen hingga 100 persen sesuai kandungan nikel baterai, sedangkan motor listrik memperoleh subsidi Rp5 juta per unit.
Jadwal pemberian insentif sempat mundur. Insentif yang semula dijanjikan mulai Juni digeser satu bulan ke Juli karena perhitungannya belum rampung.
Aismoli menekankan pentingnya kepastian regulasi dan penyiapan aturan teknis sejak awal agar kebijakan bisa langsung berjalan begitu diterbitkan.
>>> 7 Tanda Orang yang Sebenarnya Tidak Percaya Diri
Asosiasi menyatakan siap mendukung percepatan implementasi.
Update Terbaru
Ollie Watkins Puji Morgan Rogers: Dia Bisa Capai Level Tertinggi
Senin / 22-06-2026, 17:17 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.843 per Dolar AS pada 22 Juni 2026
Senin / 22-06-2026, 17:17 WIB
Agensi Bantah Rumor Kencan Daesung BIGBANG dan Hur Youngji KARA
Senin / 22-06-2026, 17:17 WIB
Penggemar Sinetron Kecewa British Soap Awards Dihapus, Khawatir Masa Depan Genre
Senin / 22-06-2026, 17:15 WIB
Manchester United Sepakati Syarat Pribadi dengan Mateus Fernandes
Senin / 22-06-2026, 17:14 WIB
Adegan Ciuman Ibu-Anak di House of the Dragon Season 3 Bikin Mual
Senin / 22-06-2026, 17:14 WIB
Aston Villa Akan Hadapi Indonesia All Stars di SUGBK Agustus 2026
Senin / 22-06-2026, 17:14 WIB
Rekomendasi HP 5G Murah Juni 2026, Performa Tinggi di Bawah Rp5 Juta
Senin / 22-06-2026, 17:14 WIB
Ellips Luncurkan Vitamin Rambut Ultra Light untuk Atasi Masalah Lepek
Senin / 22-06-2026, 17:14 WIB
Pertamina Mandalika International Circuit Gembleng Pembalap Muda Indonesia
Senin / 22-06-2026, 17:14 WIB
Keir Starmer Mundur, Momen Kacau Tandai 10 Tahun Brexit
Senin / 22-06-2026, 17:12 WIB
PGN Siap Pasok Tambahan Gas Bumi dari Lapangan Sengeti
Senin / 22-06-2026, 17:12 WIB
Bumi Resources Alihkan Modal ke Diversifikasi Usaha, Tak Bagikan Dividen 2025
Senin / 22-06-2026, 17:12 WIB
Ferrari Siap Luncurkan Sesuatu pada 4 Juli, Mungkinkah 12Cilindri Manual?
Senin / 22-06-2026, 17:08 WIB






