Keir Starmer Mundur, Momen Kacau Tandai 10 Tahun Brexit
Sepuluh tahun setelah referendum Brexit, Inggris kembali mengalami pergantian perdana menteri. Keir Starmer akan meninggalkan Downing Street setelah hanya dua tahun menjabat.
Pengunduran dirinya menjadi yang keenam dalam satu dekade terakhir. Sejak 2016, Inggris telah berganti pemimpin lebih sering dibanding periode mana pun dalam sejarah modern.
>>> PGN Siap Pasok Tambahan Gas Bumi dari Lapangan Sengeti
David Cameron mundur setelah gagal mewujudkan Brexit. Theresa May menyusul karena gagal melaksanakannya.
Boris Johnson tersandung skandal, Liz Truss menghancurkan ekonomi, dan Rishi Sunak kalah pemilu.
Kali ini, penyebab kejatuhan Starmer lebih kompleks. Kontroversi Mandelson, skandal hadiah, dan merosotnya popularitas pribadi menjadi faktor.
Namun, banyak yang menilai kepergiannya lebih didorong oleh 'vibes' dan akumulasi masalah kecil.
>>> Bumi Resources Alihkan Modal ke Diversifikasi Usaha, Tak Bagikan Dividen 2025
Partai Buruh kehilangan kepercayaan pada gaya kepemimpinan Starmer.
Lebih banyak menteri yang mengundurkan diri di bawah pemerintahannya dibandingkan PM mana pun sejak 1979 pada titik yang sama.
Kebiasaan menggulingkan pemimpin tampaknya telah menjadi budaya politik Inggris pasca-Brexit. Publik pun tidak lagi terlalu terguncang oleh kekacauan politik yang terjadi.
Pertanyaan besarnya, apakah negara ini akan begitu cepat menyingkirkan perdana menteri jika tidak terbiasa dengan pergantian cepat selama satu dekade terakhir?
>>> PIK Tourism Board Dorong Pariwisata Berkelanjutan Lewat Workshop Vol. 4
Brexit mungkin telah mengubah cara Inggris memandang stabilitas politik.
Update Terbaru
Arena Judi Sabung Ayam Dekat Masjid dan Rumah Tahfiz Digerebek, Ternyata Milik Pengacara
Senin / 22-06-2026, 18:27 WIB
Tracy Shaw Bagikan Kabar Perjuangan Lawan Kanker: 'Aku Masih Berdiri'
Senin / 22-06-2026, 18:27 WIB
Tiga Tim Sudah Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Siapa Saja?
Senin / 22-06-2026, 18:27 WIB
TECNO CAMON 50 Pro 5G vs CAMON 50, Mana yang Lebih Tepat untuk Kebutuhan Harian?
Senin / 22-06-2026, 18:25 WIB
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
Senin / 22-06-2026, 18:22 WIB
Pub di Boston Kewalahan Layani Fans Skotlandia, Siapkan Lemari Bir Tambahan Sambut Pendukung Inggris
Senin / 22-06-2026, 18:22 WIB
Panduan Makan Seimbang untuk Turunkan Berat Badan Tanpa Kehilangan Kenikmatan
Senin / 22-06-2026, 18:22 WIB
Renault Beri Megane EV Wajah Lebih Garang dan Akselerasi Lebih Lambat
Senin / 22-06-2026, 18:22 WIB
Siapa Victoria Starmer? Istri PM Inggris yang Muncul di Pidato Pengunduran Diri
Senin / 22-06-2026, 18:21 WIB
Hak Pekerja Saat Gelombang Panas: Apa yang Perlu Anda Ketahui
Senin / 22-06-2026, 18:21 WIB
Jadwal Sinetron Berubah Akibat Piala Dunia, Emmerdale dan Coronation Street Terdampak
Senin / 22-06-2026, 18:21 WIB
5 Profil Pemain See You at Work Tomorrow, Drama Korea Baru yang Dibintangi Seo In Guk dan Park Ji Hyun
Senin / 22-06-2026, 18:21 WIB
Kondisi Bocah 3 Tahun yang Dilempar ke Kolam Buaya Membaik
Senin / 22-06-2026, 18:21 WIB
Bank Indonesia Targetkan 200 Pesantren Miliki Usaha Air Minum Kemasan
Senin / 22-06-2026, 18:21 WIB






