Suhu diperkirakan mencapai 38°C di beberapa wilayah Inggris pekan ini, memicu pertanyaan tentang hak pekerja saat cuaca panas ekstrem.

Meskipun tidak ada batas suhu maksimal di tempat kerja, pengusaha tetap memiliki kewajiban untuk menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan.

in1

>>> Jadwal Sinetron Berubah Akibat Piala Dunia, Emmerdale dan Coronation Street Terdampak

Kewajiban Pengusaha

Neha Thethi, Kepala Departemen Ketenagakerjaan di Lime Solicitors, menegaskan bahwa pengusaha memiliki 'tugas perawatan' untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman.

Langkah-langkah yang dapat diambil termasuk memasang AC, menyediakan air dingin, dan memastikan ventilasi yang baik.

Pengusaha juga disarankan untuk memeriksa kondisi karyawan setidaknya sekali sehari dan mengingatkan mereka untuk tetap terhidrasi serta beristirahat.

Aturan Berpakaian dan Kerja Fleksibel

Selama gelombang panas, aturan berpakaian yang ketat seperti dasi dan jaket sebaiknya dilonggarkan.

>>> 5 Profil Pemain See You at Work Tomorrow, Drama Korea Baru yang Dibintangi Seo In Guk dan Park Ji Hyun

Kebijakan 'dress-down' dapat diterapkan pada hari-hari dengan suhu sangat tinggi.

Pengusaha juga disarankan menawarkan kerja jarak jauh jika memungkinkan, serta menerapkan jam kerja awal dan akhir seperti di negara tropis.

Karyawan dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti PPOK atau arthritis, memerlukan penyesuaian khusus agar tetap aman bekerja.

Jika karyawan jatuh sakit akibat panas, hal itu dapat memicu sengketa cedera pribadi.

>>> Kondisi Bocah 3 Tahun yang Dilempar ke Kolam Buaya Membaik

Pada akhirnya, kesehatan dan keselamatan karyawan harus menjadi prioritas utama pengusaha, terutama saat bekerja di luar ruangan.