Penyerang Aston Villa, Ollie Watkins, memberikan pujian setinggi langit kepada rekan setimnya, Morgan Rogers, yang tengah dikaitkan dengan Arsenal.

Watkins yakin Rogers memiliki potensi untuk mencapai level tertinggi dalam kariernya.

in1

>>> Rupiah Melemah ke Rp17.843 per Dolar AS pada 22 Juni 2026

Rogers, 23 tahun, menjadi incaran utama Arsenal di bursa transfer musim panas ini. The Gunners dikabarkan harus merogoh kocek sekitar £85 juta untuk mendapatkan tanda tangannya.

Pemain yang bergabung dengan Villa dari Middlesbrough dua setengah tahun lalu dengan biaya hanya £8 juta itu, kini menjadi salah satu talenta muda paling bersinar di Premier League.

Di bawah asuhan Unai Emery, Rogers tampil impresif dan menjadi bagian penting dalam kesuksesan Villa meraih gelar Liga Europa musim lalu.

Pujian dari Rekan Setim

Watkins, yang juga sempat dikaitkan dengan Arsenal tahun lalu, memberikan dukungan penuh kepada Rogers.

"Morgan bisa mencapai level tertinggi.

Anda sudah melihat apa yang bisa dia lakukan dalam waktu singkat, 18 bulan, bagaimana dia berkembang dan mulai tampil di level tertinggi," ujar Watkins.

"Dia punya kepala dingin, cerdas, pekerja keras, dan percaya diri dengan kemampuannya. Saya yakin dia bisa mencapai puncak," tambahnya.

>>> Agensi Bantah Rumor Kencan Daesung BIGBANG dan Hur Youngji KARA

Rogers sendiri dikabarkan terbuka untuk pindah ke Emirates Stadium, namun Villa tentu tidak akan melepasnya dengan mudah.

Watkins Siap Jadi Penentu di Piala Dunia

Sementara itu, Watkins juga bersiap untuk menjadi pahlawan Inggris di Piala Dunia. Dua tahun lalu, ia mencetak gol kemenangan dramatis melawan Belanda di semifinal Euro 2024.

Kini, ia kembali berperan sebagai 'finisher' di bangku cadangan di belakang Harry Kane.

"Saya paham kompetisi ini, setiap orang punya momennya masing-masing.

Saya mengalami momen saya di semifinal lalu, dan saya berharap bisa melakukannya lagi di turnamen ini," kata Watkins.

Watkins mengaku tidak merasa tertekan saat dimasukkan sebagai pemain pengganti. Ia justru melihat banyak peluang saat pertandingan berjalan.

>>> Penggemar Sinetron Kecewa British Soap Awards Dihapus, Khawatir Masa Depan Genre

"Banyak pemain lelah, kehilangan fokus, dan terkadang menjadi pemain pengganti lebih baik daripada starter. Saya berharap bisa mengubah permainan lagi di turnamen ini," pungkasnya.