Sistem Rudal Typhon AS di Jepang Ancam China, Analis Beberkan Alasannya
"Jelas tujuannya adalah agar jika terjadi konflik, mereka bisa menggunakan pendekatan ini untuk menyerang target di darat kita di satu sisi, dan memblokir jalur maritim vital di sisi lain," terang Fu.
>>> Viral: Gaun Pernikahan Ibu Tahun 1991 Disulap Jadi Minidress Modern
Pemasangan Typhon di Jepang kemungkinan akan memperburuk hubungan yang sudah renggang antara Tokyo dan Beijing, terutama buntut isu Taiwan tahun lalu.
China selama ini memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan telah menyatakan akan menyatukan kembali dengan kekerasan jika perlu.
Militer AS pertama kali mengerahkan Typhon di Pangkalan Udara Korps Marinir Iwakuni di Prefektur Yamaguchi saat latihan gabungan Resolute Dragon tahun 2023.
Beberapa bulan setelah latihan, AS membawa pulang sistem rudal tersebut.
Saat itu, China memprotes dengan menyatakan bahwa pemasangan Typhon "meningkatkan risiko konfrontasi militer di Asia Timur."
Pada 2024, Typhon dikerahkan di Filipina utara dan kembali memicu kemarahan Beijing. China mendesak sistem rudal itu dicabut, namun tidak dihiraukan AS.
Bulan ini, Angkatan Darat AS menembakkan rudal Tomahawk dari Typhon selama latihan militer bersama dengan Filipina. Ini merupakan penembakan langsung pertama dari sistem tersebut sejak ditempatkan di sana.
Menurut Fu, tujuan penempatan Typhon di Jepang sama dengan di Filipina, yaitu untuk memblokade selat-selat strategis dan mencegah kapal perang China menerobos ke Pasifik barat.
Dalam beberapa tahun terakhir, AS telah memperkuat posisinya di sepanjang rantai pulau pertama, jalur strategis yang membentang dari Jepang melalui Taiwan hingga Filipina.
Sementara itu, China terus meningkatkan latihan militernya di Pasifik.
>>> Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kompensasi Tambahan untuk Pemadaman Listrik di Jawa
Angkatan laut Beijing secara rutin menggunakan Selat Miyako dan Selat Bashi antara Taiwan dan Filipina sebagai koridor transit untuk mengakses samudra.
Update Terbaru
Roy Suryo dan dr Tifa Bebas, Sumpah Lanjutkan Perjuangan Lawan Jokowi
Selasa / 23-06-2026, 08:38 WIB
BPMA Catat Sumur Minyak Masyarakat di Aceh Melonjak Jadi 2.097 Titik
Selasa / 23-06-2026, 08:38 WIB
Kasus Penyekapan di Bandung: DPR Minta Pelaku Dijerat Pasal Berlapis dan HAM
Selasa / 23-06-2026, 08:38 WIB
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
Selasa / 23-06-2026, 08:18 WIB
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Layak Ditahan
Selasa / 23-06-2026, 08:17 WIB
Corvette ZR1X Pecahkan Rekor Produksi Pikes Peak, Ford Juara Umum
Selasa / 23-06-2026, 08:14 WIB
Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon
Selasa / 23-06-2026, 08:14 WIB
Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Find X9 Ultra dan Find X9s Bidik Premium
Selasa / 23-06-2026, 08:14 WIB
4 Tips Diet Ala Jepang, Perut Tetap Slim Meski Makan Nasi 3x Sehari
Selasa / 23-06-2026, 08:14 WIB
Putih Telur vs Kuning Telur: Mana yang Lebih Kaya Protein?
Selasa / 23-06-2026, 08:14 WIB
Ruben Onsu Bertemu Anak-anak Sesaat Jelang Berangkat Umrah
Selasa / 23-06-2026, 08:14 WIB
Messi Cetak Gol Spektakuler Meski Dikepung Lima Pemain Austria
Selasa / 23-06-2026, 08:07 WIB
NASA Uji Coba Bola Piala Dunia 2026 di Stasiun Antariksa
Selasa / 23-06-2026, 08:07 WIB
Roy Suryo Segera Disidang, Jokowi Siap Jadi Saksi dan Tunjukkan Ijazah
Selasa / 23-06-2026, 08:07 WIB






