Pemerintah Jepang mengumumkan kenaikan signifikan biaya visa dan izin tinggal mulai 1 Juli 2026. Tarif baru ini meningkat hingga lima kali lipat dibandingkan sebelumnya.

Kebijakan ini merupakan salah satu perubahan terbesar dalam sistem imigrasi Jepang dalam beberapa dekade terakhir.

in1

>>> Kelly Dodd Bantah Kenal Kontraktor Reflecting Pool John J. Cafaro

Selain visa turis, biaya perpanjangan izin tinggal dan pengajuan status penduduk tetap juga ikut naik.

Melansir The Japan Times, biaya visa masuk tunggal naik dari sekitar ¥3.000 (Rp330 ribu) menjadi ¥15.000 (Rp1,6 juta).

Sementara itu, visa multiple-entry naik dari ¥6.000 (Rp660 ribu) menjadi ¥30.000 (Rp3,3 juta).

Biaya Izin Tinggal Ikut Melonjak

Tak hanya visa wisata, biaya administrasi izin tinggal bagi warga asing juga mengalami kenaikan.

Perpanjangan atau perubahan status tinggal naik dari ¥6.000 (Rp660 ribu) menjadi ¥10.000–¥70.000 (Rp1,1 juta–Rp7,7 juta).

Pengajuan permanent residency (PR) naik drastis dari ¥10.000 (Rp1,1 juta) menjadi ¥200.000–¥300.000 (Rp22 juta–Rp33 juta).

Kenaikan ini menjadikan biaya administrasi imigrasi Jepang sebagai salah satu yang tertinggi.

Mengapa Jepang Menaikkan Biaya Visa?

Pemerintah Jepang menyebut kenaikan ini didorong oleh meningkatnya jumlah warga asing yang tinggal di Jepang, kini melampaui 4 juta orang.

>>> Airlangga Minta PLN Selesaikan Mati Lampu di Jawa Akhir Juni

Hal ini meningkatkan beban administrasi dan pengawasan keimigrasian.

Dana tambahan akan digunakan untuk digitalisasi layanan imigrasi, pengawasan pelanggaran izin tinggal, serta program integrasi sosial dan pendidikan bahasa Jepang bagi warga asing.

Modernisasi sistem imigrasi dan penguatan keamanan perbatasan juga menjadi prioritas.

Jepang Siapkan Sistem JESTA

Selain penyesuaian tarif, Jepang tengah mempersiapkan Japan Electronic System for Travel Authorization (JESTA). Sistem ini mirip ESTA Amerika Serikat untuk menyaring calon wisatawan sebelum keberangkatan.

JESTA memungkinkan pemeriksaan awal terhadap pelancong, mempercepat proses imigrasi di bandara, dan menolak permohonan dari individu berisiko. Implementasinya ditargetkan pada akhir tahun fiskal 2028.

Kapan Tarif Baru Berlaku?

Seluruh penyesuaian tarif visa dan izin tinggal mulai berlaku pada 1 Juli 2026.

Pemerintah Jepang menyebut kenaikan ini sebagai penyesuaian pertama sejak 1978 akibat inflasi dan melemahnya nilai tukar yen.

Wisatawan yang berencana ke Jepang disarankan menyiapkan anggaran lebih awal.

>>> 102 Eks Pekerja Hotel Sultan Laporkan Diri ke Posko PPKGBK Usai Eksekusi

Kenaikan biaya visa hingga lima kali lipat menjadi perubahan paling signifikan dalam kebijakan imigrasi Jepang dalam beberapa dekade terakhir.