Militer Amerika Serikat membantah klaim Iran terkait penutupan Selat Hormuz. Mereka menegaskan bahwa lalu lintas pelayaran internasional tetap berlangsung di bawah pemantauan Amerika Serikat.

Juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM), Kapten Tim Hawkins, menyatakan bahwa Iran tidak mengendalikan Selat Hormuz. Pernyataan itu disampaikan kepada Axios pada Sabtu (20/6).

in1

>>> Semen Indonesia Garap Peluang Renovasi dan Hunian Perkotaan

Hawkins menambahkan bahwa pasukan AS terus memantau situasi untuk memastikan kondisi tetap terjaga. Pernyataan ini muncul setelah Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran mengumumkan penutupan jalur perairan tersebut.

Iran beralasan penutupan dilakukan karena dugaan pelanggaran komitmen oleh AS serta pelanggaran gencatan senjata oleh Israel di Lebanon.

Pentagon merujuk pertanyaan mengenai hal ini kepada CENTCOM.

>>> Inul Daratista: Dangdut Modern Makin Digemari Gen Z

CENTCOM menyatakan tidak memiliki komentar lebih lanjut selain penegasan sebelumnya. Mereka menekankan bahwa pasukan AS hadir dan waspada untuk memastikan seluruh aspek kesepakatan dengan Iran dipatuhi.

CENTCOM juga melaporkan bahwa jalur pelayaran yang aman melalui Selat Hormuz masih terjaga.

>>> Infinix Hot 40 Pro Masih Layak Dilirik Pengguna pada 2026

Sebanyak 55 kapal niaga baru-baru ini melintasi selat tersebut untuk mengangkut lebih dari 17 juta barel minyak.