Laga Belgia versus Iran di Grup G Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama membawa beban mental yang besar.

Pertandingan akan digelar di SoFi Stadium, Inglewood, California, pada Senin (22/6) pukul 02.00 WIB. Baik Belgia maupun Iran tidak ingin hanya puas dengan satu poin.

in1

>>> Jeremy Doku Rencanakan Tinggalkan Timnas Belgia demi Kelahiran Anak

Kemenangan menjadi target utama demi modal positif menghadapi laga selanjutnya melawan Selandia Baru dan Mesir.

Beban Berbeda di Pundak Kedua Tim

Belgia dibayangi kegagalan di Piala Dunia 2022 Qatar saat tidak lolos ke fase gugur. Trauma itu masih menghantui skuad Setan Merah.

Sementara itu, Iran harus berhadapan dengan tekanan di luar lapangan. Otoritas Amerika Serikat kembali mempersulit pergerakan tim Iran.

Iran dijanjikan FIFA bisa tiba di Los Angeles dua hari sebelum laga.

Namun, AS tidak mengindahkan jaminan tersebut, sehingga Iran kembali harus pulang pergi Tijuana (Meksiko)-Los Angeles dalam 24 jam.

>>> IHSG Bergerak Konsolidasi Setelah Evaluasi Aksesibilitas Pasar Global MSCI 2026

Tijuana menjadi base camp dadakan Iran setelah pemerintah AS menolak mereka berada lebih dari 24 jam di negara itu.

Federasi sepak bola Iran telah mengajukan keluhan resmi ke FIFA.

Ini adalah serangan mental kedua bagi Iran setelah sebelumnya mengalami hal serupa saat melawan Selandia Baru. Saat itu, Iran berhasil mengatasi tekanan dan bermain imbang 2-2.

Kini, Iran menghadapi lawan yang lebih kuat dan favorit juara grup. Namun, Belgia juga tengah bermasalah dengan produktivitas gol.

Di babak kualifikasi, Belgia mencetak 29 gol dalam delapan pertandingan. Namun, saat melawan Mesir, mereka hanya bisa mencetak satu gol bunuh diri untuk menghindari kekalahan.

>>> EA Sports Rilis Kode Redeem FC Mobile Juni 2026, Buruan Klaim

Belgia gagal mengonversi 14 peluang menjadi gol, dengan hanya dua tembakan tepat sasaran. Situasi ini bisa menjadi peluang bagi Iran untuk meraih hasil positif.