Bank Woori Saudara Dinilai Miliki Fundamental Kuat Hadapi Suku Bunga Tinggi
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) atau Bank Woori Saudara (BWS) dinilai memiliki fundamental yang kuat untuk menghadapi periode suku bunga tinggi.
Penilaian tersebut didasarkan pada permodalan, pencadangan, dan likuiditas yang terjaga. Per Maret 2026, BWS mencatatkan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 33,4%.
>>> MSCI Akan Evaluasi Pasar Saham Indonesia pada Juni 2026
Angka CAR tersebut berada jauh di atas ketentuan minimum regulator. Hal ini memberikan ruang bagi perseroan untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
Equity Analyst Panin Sekuritas Sarkia Adelia mengatakan permodalan yang kuat menjadi bantalan penting bagi bank dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi dan potensi peningkatan risiko kredit.
"Dalam lingkungan suku bunga yang lebih tinggi, bank dengan permodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai umumnya memiliki kemampuan yang lebih baik untuk menjaga kualitas aset dan stabilitas kinerja," jelasnya, Kamis (18/6).
Selain permodalan, BWS juga terus memperkuat pencadangan risiko. Rasio Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) BWS tercatat sebesar 2,08% dari aset produktif.
>>> Uffridatun Nitami Alami Gejolak Emosi Usai Dugaan KDRT Evan Marvino
Sarkia mengatakan kecukupan pencadangan menjadi salah satu indikator yang diperhatikan investor ketika siklus suku bunga memasuki fase yang lebih tinggi.
"Dengan pencadangan yang memadai, bank memiliki kapasitas yang lebih baik untuk mengantisipasi potensi penurunan kualitas kredit tanpa mengganggu stabilitas keuangan perusahaan," jelasnya.
Dari sisi likuiditas, BWS mencatatkan Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 205,35%. Capaian tersebut mencerminkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek sekaligus menjaga kelancaran operasional.
Menurut Sarkia, investor saat ini cenderung semakin selektif dalam menilai saham perbankan. Faktor seperti kecukupan modal, pencadangan, dan likuiditas menjadi indikator utama yang diperhatikan pasar.
>>> Anime One Piece Episode 1162 Segera Tayang, Ungkap Keindahan Elbaph
"Kombinasi permodalan yang kuat, pencadangan yang prudent, dan likuiditas yang memadai menjadi pondasi penting bagi BWS untuk menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah periode suku bunga yang masih tinggi," kata dia.
Update Terbaru
Timnas PUBG Mobile Indonesia Berjuang ke Asian Games 2026
Jumat / 19-06-2026, 18:20 WIB
Pemerintah Diminta Percepat Distribusi Benih Tahan Risiko El Nino
Jumat / 19-06-2026, 18:20 WIB
Oppo Reno 16 Series Resmi Meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026
Jumat / 19-06-2026, 18:16 WIB
Amar Bank Catat Pertumbuhan Kredit Digital 30,62% di Tengah Persaingan Ketat
Jumat / 19-06-2026, 18:16 WIB
Arsenal vs Coventry City Buka Liga Inggris 2026/2027
Jumat / 19-06-2026, 18:15 WIB
Rusia Klaim Temukan Bukti Baru Pengembangan Senjata Biologis Ukraina
Jumat / 19-06-2026, 18:12 WIB
Dokter: Bayi Prematur Lebih Berisiko Alami Gangguan Ginjal
Jumat / 19-06-2026, 18:12 WIB
Persija Jakarta Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru, Target Juara Musim 2026/2027
Jumat / 19-06-2026, 18:12 WIB
Kepala BNPB Turun Langsung ke Lokasi Gempa Sulteng, Bantuan Disalurkan
Jumat / 19-06-2026, 18:10 WIB
Suporter Meksiko dan Korea Selatan Tunjukkan Kehangatan di Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 18:10 WIB
Kate Middleton Hadiri Royal Ascot 2026 dengan Gaun Kuning Lemon Daur Ulang
Jumat / 19-06-2026, 18:10 WIB
Hyundai Kona Generasi Ketiga Hadir dengan Desain Kotak pada 2028
Jumat / 19-06-2026, 18:08 WIB
Lenovo ThinkPad Siap Hadapi Kondisi Ekstrem Berkat Standar Militer dan AI
Jumat / 19-06-2026, 18:08 WIB
Studi: Makanan Ultra-Olahan pada Balita Turunkan IQ Anak
Jumat / 19-06-2026, 18:08 WIB






